Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua
Di dalamnya, ada kaset, catatan naskah, dan sebuah surat dengan tulisan tangan halus:
“Untuk siapa pun yang menemukan ini kelak —
Suara bukan hanya tentang berbicara, tapi tentang menghidupkan cinta.
Jika kau merasa terpanggil untuk melanjutkannya, lakukanlah dengan hati, bukan dengan ambisi.
Karena udara tak butuh suara paling indah, tapi suara paling tulus.”
— Sekar Aryasatya
Jinara membaca surat itu berulang kali.
Sesuatu di dalam dirinya bergetar.
Malamnya, ia menyalakan laptop, membuka aplikasi audio, dan mulai merekam. Suaranya masih muda, agak gugup, tapi dalam nada itu ada sesuatu yang jujur — gema dari darah yang sama, cinta yang diwariskan tanpa kata.