Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Invasi Beast

Invasi Beast

Ia tengah menyesuaikan posisi kamera, lalu membuka tautan meeting yang dikirim pusat. "Sorry, telat. Baru selesai urus anak-anak," ucapnya sambil duduk. "Gapapa, malah jadi punya waktu nganggur," sahut lawan bicaranya—Sopian, admin dari Chaser Indonesia pusat. Pak Roger terkekeh. "Kebiasaan. Pantesan lebih milih meeting daripada lewat chat. Jadi, ada apa, Pian?" "Pak Radit mau ke tempat lu. Mau neliti langsung gua yang elu ceritain dan tentang beast itu."
849 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai foto lagi meeting
Baca
+Pustaka
Sidekick

Sidekick

kata gue berbohong. “Nggak usah boong lo. Kalo bisa gue poto, udah gue poto muka lo yang nganga sepanjang doi present soal tim kita. Untung muka lo berubah waktu Pak Vino mimpin meeting ngomongin soal raker,” timpal Ega. “Beneran tuh, kita bakalan diajak Kick Off Meeting di Jogja?” tanya gue mengulang informasi yang diberikan oleh Pak Vino kepada kami tadi.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai foto lagi meeting
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Tuan Stefan

Istri Kedua Tuan Stefan

Ruangan yang luas serasa sempit. Malam ini dia harus berbohong agar Andini cepat pergi dari hadapannya. “Felix, besok ada meeting apa di kantor utama?” tanya Stefan menghubungi Felix. Di sambungan telepon, Felix kebingungan, biasanya Stefan langsung ingat dengan rapat besok. Tidak perlu diingatkan seperti ini. “Bapak pagi-pagi harus ke Liberate,” kata Felix mengingatkan. “Dan ada meeting dengan pihak Tiongkok setelah makan siang. Maksud saya dengan pihak Bangkok.”
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai foto lagi meeting
Baca
+Pustaka
Setelah Istriku Memilih Pergi

Setelah Istriku Memilih Pergi

"Itu foto kamu sama Rafly, kan? Dan lihat tuh caption-nya! ‘Orang spesial’? Maksudnya apa coba?" Sarah terkekeh pelan, tapi mencoba menahan tawanya. Ia mengambil ponsel Raka, memperbesar foto tersebut, lalu menunjuk sesuatu di sudut gambar. "Mas, coba deh lihat baik-baik. Di meja itu ada empat piring, kan? Nggak cuma aku sama Rafly. Tadi sore, kita memang meeting di luar kantor. Tapi Dini sama Lira juga ikut karena Rafly traktir mereka makan. Ini ‘kan hari ulang tahun dia. Mungkin mereka nggak kelihatan di foto, tapi jelas kita nggak cuma berdua."
1050.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai foto lagi meeting
Baca
+Pustaka
Jodohku Hasil Konferensi

Jodohku Hasil Konferensi

Lelaki yang memakai pakaian jas lengkap beserta dasi berwarna maroon, malam itu terlihat begitu mempesona. Alister duduk di samping Daddy-nya, ia kini memanggil waiters perempuan untuk memesan makanan. "Aku dengar, kau mempunyai anak semata wayang, perempuan Dimas. Sudah lama kita tidak bertemu, aku ingin sekali reuni kapan-kapan waktu." Jonathan memulai perbincangan ringan malam itu. "Ya, Jo. Istriku benar-benar tidak ingin hamil lagi, dia berpikir, mempunyai banyak anak itu merepotkan." Cerita pengusaha yang bernama Dimas Prasetya Sasongko tersebut.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai foto lagi meeting
Baca
+Pustaka
Kelana

Kelana

Mereka berdua membicarakan karya-karya sastra yang pernah dibaca sambil sesekali melontarkan canda, hingga tak terasa satu jam pun berlalu dan meeting akan segera dimulai. *** Suasana meeting berjalan lancar dan kondusif. Magdalena Soedibyo, aktris senior yang terkenal di era 70-80an itu sangat kooperatif dan rendah hati pada seluruh team. Team yang lain pun berhasil mempresentasikan rencana kerja masing-masing dengan lancar dan gemilang, termasuk Lana. Dari hasil meeting siang itu diketahui bahwa Lana akan banyak bekerja bersama Tyas, editor senior Equator, Dani, layouter, dan Rei, fotografer yang akan melakukan foto session untuk Magdalena.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai foto lagi meeting
Baca
+Pustaka
Disangka Masih Hilang Ingatan

Disangka Masih Hilang Ingatan

Hingga ia langsung membalas pesanku. [ Aku lagi meeting diluar. Kamu balik saja. Aku masih lama. Pasti makan siang dengan investor. ] Balasan kiriman darinya. Diakhiri emoticon telapak tangan beradu tanda maaf. Bohong. Apa dia meeting di Mall? [ Dimana meetingnya? Aku kesana saja ] Send. Langsung centang dua biru. Tak menunggu lama tulisan 'mengetik' terpampang. Aku menunggunya. Lama.
1029.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 773 kali sebagai foto lagi meeting
Baca
+Pustaka
(Bukan) Istri Kedua Sahabat Ayah

(Bukan) Istri Kedua Sahabat Ayah

tanyanya pada sang sekretaris. "Jika saya mengajaknya. Bagaimana saya akan membuat laporan hasil meeting kali ini?" Wajah Fathin terlihat sangat serius. "Gampang. Aku akan merekamnya khusus untukmu. Oke?" "Baiklah, Pak." Fathin mengajak si kecil menjauh dari dari saung yang digunakan untuk mereka rapat. Perempuan itu mendekati kasir dan bertanya apakah kolam ikan yang di sebelah restoran mereka bisa dimanfaatkan untuk memancing.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai foto lagi meeting
Baca
+Pustaka
Hello, Mantan!

Hello, Mantan!

“Sayang sekali kita nggak bisa jalan-jalan, Gia.” Suara dari belakang membuat Hagia menoleh cepat. Daren sudah berdiri di sana, senyum tipis masih terpasang di wajahnya. “Eh?” Hagia berkedip. “Iya, Ren. Sorry… Pak Megan ngajak kita meeting soalnya.” “It’s okay.” Daren mengangkat bahu ringan. “Mungkin lain kali, ya.” Hagia membalas dengan senyum sopan. “Iya. Mungkin.”
1017.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 453 kali sebagai foto lagi meeting
Baca
+Pustaka
Madu Suamiku

Madu Suamiku

Zean menutup pintu dan sempat membantu menurunkan satu kantong plastik dari bagasi, berisi hasil jepretan cetak foto dari acara sekolah tadi. "Maaf ya, aku nggak bisa lama-lama," ujar Zean setelah memastikan semua barang sudah turun. Ia berdiri berhadapan dengan Zahra, menahan sebentar sinar matahari yang menerpa wajahnya dengan tangan. "Tiba-tiba banget tadi ditelepon kantor, katanya ada meeting dadakan. Jadi aku harus langsung meluncur." Zahra tersenyum, mengangguk santai. "Nggak apa-apa. Hati-hati ya, semoga meetingnya lancar."
8.220.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 777 kali sebagai foto lagi meeting
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status