Bukan Pernikahan Palsu
“Pak Gara, Ibu Rissa di bawah!”
Gara memaksa kaki gemetarnya untuk berdiri, menyusul para petugas yang mulai berlarian kembali ke luar ruangan. Ia menelan saliva dengan sesak, memberanikan diri untuk menengok melewati tembok pembatas balkon. Saat tampak olehnya apa yang ada di bawah sana, rasa mual mendadak memenuhi perutnya. Kakinya oleng, hampir kembali ambruk jika saja seorang petugas tidak memeganginya. Ini adalah pemandangan paling horor yang pernah pria itu lihat. Persis seperti adegan-adegan dalam film di mana seorang tokoh jatuh dari ketinggian. Ya, seperti itu. Gara bisa melihat bercak merah besar di atas lantai dasar di bawah sana yang berkilau di bawah cahaya lampu, dan suara oran
Bab Populer