Hayu
membisikan kata manis di telinga Hayu.
“Terima kasih, cinta, aku mencintaimu.”
Hayu yang malu dan salah tingkah mencubit pinggang Candra. Candra tertawa. Dia melepas pelukannya dan memberi kecupan singkat di kening Hayu.
Candra yang gemas menempelkan wajahnya pada wajah Hayu, hidung mereka bersentuhan, entah setan apa yang sudah merasuki keduanya, bibir Candra yang lembut kini menyentuh bibir ranum milik Hayu. Kecupan itu semakin intens. Candra berusaha keras menerobos pertahanan Hayu. Hayu melepaskannya dan memeluk Candra. Mereka sudah siap menapaki waktu dengan kebahagiaan dan segala resikonya.
Hot Chapters