Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dua Puluh Tahun Dalam Sandiwara

Dua Puluh Tahun Dalam Sandiwara

Kuambil handuk lalu pergi ke kamar mandi, saat akan mengganti baju, kukeluarkan ponsel dari saku gamisku lalu memeriksa kemungkinan ada pesan yang baru masuk. Ada banyak sekali pesan di sana dan ucapan selamat tapi yang paling menohok adalah ucapan Mas Faisal yang pesannya berada di posisi paling atas karena dia mengirim spam pesan yang jumlahnya sampai 200 pesan. Allahu Akbar. Sepertinya pria itu salah makan.
9.6176.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai pesan moral cerita timun mas
Baca
+Pustaka
Tunggu Pembalasanku, Mas!

Tunggu Pembalasanku, Mas!

Pintu kamar mandi terbuka, aku menatap tajam ke arah lelaki yang telah menjadi imanku selama empat tahun ini. "Siapa Sofia, Mas?" tanyaku tanpa basa-basi. "Sofia?" tanyanya balik, ia terlihat salah tingkah. "Ngapain dia mengirim pesan sambil menyertakan emoticon hati segala? Sejak kapan juga ponsel kamu menggunakan kata sandi?" "Oh, Sofia, dia itu teman sekantornya, Mas. Dia cuma mau ngucapin terima kasih, soalnya tadi Mas bantuin dia di kantor."
1034.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 695 kali sebagai pesan moral cerita timun mas
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Jam lima tiga puluh menit. Kita harus sudah sampai di kampus sebelum jam enam. Biasanya para panitia akan cari-cari alasan menghukum kita sebagai Maba.” “Nah, itu yang aku takutkan,” sahut Neng Mas menoleh ke arah jendela di mana langit masih terlihat gelap. Lampu jalan masih menyala. Belum banyak orang beraktifitas di luar sana. Mereka tengah berada di dalam kendaraan umum menuju kampus. “Wa, bener gak sih biskuit tahi lalat itu goodtime chocochip? Terus Batu manis Nigeria itu gula jawa? Buah Harajuku itu buah jeruk?”
10147.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai pesan moral cerita timun mas
Baca
+Pustaka
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

"Kita bangun rumah kita di sana. Tanpa madu, tanpa racun. Cuma kita." ​Di luar, matahari mulai terbit di ufuk timur Jakarta, menyinari aspal jalanan yang masih basah sisa hujan semalam. Lika-liku rumah tangga mereka memang sudah sampai di ujung babak ini, tapi di dalam saku daster Kinan, ponselnya bergetar. Sebuah pesan masuk dari nomor tak dikenal. ​“Selamat atas kemenangannya, Kinan. Tapi jangan lupa, mawar hitam selalu punya benih yang tertinggal di bawah tanah. Sampai jumpa di Labuan Bajo.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai pesan moral cerita timun mas
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Mesum

Tuan Muda Mesum

"Masa? Bukannya kamu nungguin di sini karena mau minta supaya aku gak ngomong ke Bu Rahayu, iya, 'kan?" Yasmin tertawa garing, modusnya terendus si tuan muda yang selalu memiliki feeling yang kuat. "Itu salah satu alasan lain selain standby, Tuan. Saya mohon kesalahpahaman kemarin tolong dilupakan, saya beneran gak paham. Seandainya Tuan bicara waktu di interkom, pasti saya bantu Tuan sebisa saya kalau perlu saya tambah dosisnya itu pencahar biar si Nona Claudia mojrot akut."
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai pesan moral cerita timun mas
Baca
+Pustaka
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

Angin malam menyapu rambutnya dengan lembut. Ia membuka ponsel. Sebuah pesan masuk. Dari tim Nike Indonesia: “Halo, Dimas! Besok pemotretan kampanye singkat seperti yang kita bahas. Mulai jam 10.00 tepat. Kami buat santai dan cepat. Kabari kalau perlu jemputan, ya.” Dimas tersenyum tipis. Hidupnya benar-benar tidak pernah sepi.
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai pesan moral cerita timun mas
Baca
+Pustaka
Hamil Anakmu, Mas

Hamil Anakmu, Mas

Jangan menyakiti. Sebab tidak ada ice cream dan aku semakin gugup. Aku tidak bisa menahannya, bahkan sampai membuatku ingin menangis. "Mas, masa satu ice cream aja gak boleh?. Aku sangat gugup!" Kata ku. Mas Abi menertawakanku. "Oke-oke, sayang. Ayo kita beli. Jangan nangis." ***
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai pesan moral cerita timun mas
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Sehabis salat Jumat nanti, akan ada rapat desa membahas bantuan pupuk tersebut. Aku ambil hp, mengirimkan pesan pada semua Kepala dusun, supaya memberitahu undangan tersebut pada warganya masing-masing. Akan tetapi aku terkejut melihat notifikasi di Hp-ku, ada seratusan pesan belum terbaca. Wah, tumben. Saat coba kubaca, ternyata balasan dari story wa -ku, kapan aku buat story wa? Astaga! Ternyata aku buat story tengah malam, ini pasti perbuatan Bang Parlin. Isinya sama seperti yang kubuat di HP -nya.
9.8582.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.3K kali sebagai pesan moral cerita timun mas
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

"Din-daa, habis itu sudah, yaa? Kamu gak boleh makan banyak-banyak, kan lagi hamil. Bunda perhatiin kamu sudah makan banyak, ada kalau enak potong." "Bun, Bun, pelit amat sama istriku? Kalau kurang, ambil lagi, Sayang," kata Mas Angga. "Ini masih banyak. Mas bakarkan untuk kamu." Timun utuh melayang cepat ke jidat Mas Angga. Mas Angga meringis, dia menatap pada Bunda yang mendelik padanya. Sementara Bu Delima tersenyum kecil. Andika dan Andini tertawa-tawa.
9.952.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai pesan moral cerita timun mas
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

“Ihh, ya udah baca. Gantian.” Dan obrolan tak karuan itu berlanjut menjadi kefokusan yang hakiki. Aku akan menunjukan pesan-pesan Bee dan Umi. Mungkin kalian akan lebih memahami apa sebenarnya yang terjadi sebelum kita mengejar Via ke Bandung. Begini pesan-pesan mereka kurang lebih .... Via Messanger: 10 Juni 2020 Bee : “Bun, ini aku Joker Betina.” (Dengan emot ketawa normal)
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai pesan moral cerita timun mas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status