Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibu untuk Anakku

Ibu untuk Anakku

Syukurnya pria ini telah menjadi suaminya. "Mas, mandi dulu, ya." Radit segera ke kamar mandi. Riana sangat cantik dan membuat Radit merasa beruntung. Riana duduk di tepi ranjang, menunggu Radit. Dia berdo'a bisa melayani suami dan meminta agar Allah menghapus kenangan buruk masa lalunya. Radit keluar hanya dengan jubah mandi. Dia mendekati Riana dan duduk di samping Riana, membuat Riana gugup kembali. Radit menggenggam jari Riana. Riana melepaskannya.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai foto raden kian santang
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Perempuan Mainanmu

Aku Bukan Perempuan Mainanmu

"Udah kembali ke kota sama Alfonso tadi subuh. Dia nggak ambil cuti buat lamar kamu. Niatnya semua pekerjaan bakal dia beresin sebelum hari perkiraan lahirnya dekat." "Tapi, aku belum bilang ke Kian kapan perkiraan lahirnya, Tan." "Mungkin beberapa hari lagi dia bakal ajak kamu USG." Tidak lama kemudian Tante sedikit berlari kemudian pandanganku mengikuti langkahnya. Ternyata Rado sudah siap dengan seragam putih abu-abunya. Dia jauh lebih tampan dari Kian tapi sayang pribadinya misterius jika tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Juga, gangguan mental yang diderita kabarnya sedang kambuh.
10133.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai foto raden kian santang
Baca
+Pustaka
Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Pembungkaman Dua Gadis Nahas

Jawab Radian. “Lu kenapa kesini?” “Gue punya kabar terbaru tentang Siska dan suaminya. Ternyata suaminya itu salah satu konglomerat di kota, namanya kalau tidak salah Renald Kai Jesanto. Anaknya pengusaha minyak dan kelapa sawit terkenal itu.” Jelas Radian. Maya masih terdiam. “Lu pastinya juga tahu kan?” Radian kembali bertanya.
654 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai foto raden kian santang
Baca
+Pustaka
Petani Sukses

Petani Sukses

Amanda Santika akan memperbaiki citranya. Namun, kali ini, Amanda Santika hanya menatapnya dengan tatapan tajam dan dingin. Dia melontarkan senyuman dingin padanya dan bertanya, "Apakah kamu tidak melihat fotonya, Raiden?" Raiden kemudian melirik Wayan, yang datang bersama Raiden. Kilatan kebencian ada di matanya. Ekspresi Raiden membeku. Lalu, dia bertanya dengan kaku dan keringat dingin mulai bercucuran, "Foto? Foto apa?"
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai foto raden kian santang
Baca
+Pustaka
Istri Kecil Tuan Andika

Istri Kecil Tuan Andika

Senyum bahagia tidak lepas dari kedua pengantin. Tapi setiap gerakan Andika, tidak lepas dari pengawasan mata Reina. Dia selalu mencari kekurangan di dalam kelebihan Andika yang tampak di matanya. “Wah! Ganteng banget! Ibu boleh berfoto dengan nak Andika, ya.” Seorang ibu-ibu berbadan gemuk menyosor ingin berfoto dengan Andika sampai-sampai Reina hampir terjatuh. Untung Andika dengan cekatan menangkap tubuh mungil Reina.
6772 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai foto raden kian santang
Baca
+Pustaka
Perawat Cantik Tuan Jayden

Perawat Cantik Tuan Jayden

Rambut di sisir rapi dengan bantuan minyak rambut khusus laki-laki. Dia berjalan tenang menuruni tangga, tas di tangannya di jinjing. Bi Ratih yang sedang menyapu lantai tepat di depan tangga itu kaget dengan penampilan sang majikan, dia tidak percaya dengan apa yang di lihat di depannya. "Tuan Jayden," ucap bi Ratih tergugu kaget. "Ya, aku siap kembali ke kantor bi Ratih. Bibi kaget ya?" kata Jayden dengan senyum tipis mengembang di bibirnya.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai foto raden kian santang
Baca
+Pustaka
Pernikahan Membawa Siksa

Pernikahan Membawa Siksa

Bak ibu negara, ia terlihat sangat cantik dan anggun. Sedangkan Pak Yuda menjadi tidak tenang, ia teringat sang istri yang juga merasakan hal yang sama. Diam diam pak Yuda memotret Riri dan mengirimkannya kepada sang istri, tak lama bu Jeni membalasnya. [Benar bukan, dia sangat cantik. Pah] [Benar, dia cantik sekali] [Senyumnya membuatku teringat Jiani, Mah]
9.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai foto raden kian santang
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Bukan saja punya pondok pesantren yang terkenal, tapi juga mempunyai kehormatan yang disegani masyarakat tempat tinggal sekitar. Di sini kami duduk di ruang keluarga yang mempunyai luas dua kali lipat dari rumahku. Ada telivisi LED sebesar 50 inchi tertempel pada dinding. Selama kami duduk tidak ada suara yang membuka percakapan. Sebelum akhirnya Kyai Rasyid atau yang lebih akrab dipanggil Abi mulai berbicara menanyakan tentang proses perlombaan di Jakarta. Suasana malam terasa sepi memecah keheningan. Lampu hias kristal yang tergantung di atas sebagi penerangan tampak begitu indah menerangi wajah kami yang duduk tepat di bawahnya. "Jadi gimana dengan perlombaan yang kalian ikuti. Apakah k
9.4121.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai foto raden kian santang
Baca
+Pustaka
Istana Yang Ternoda

Istana Yang Ternoda

Karpet merah terbentang, kilatan kamera menyala, dan dentingan gelas sambutan terdengar dari berbagai penjuru. Rafasya berdiri di atas podium utama dengan mengenakan setelan jas hitam elegan. Di sampingnya, Kania tampak anggun dalam balutan gaun panjang syar'i berwarna emerald, sementara Narendra duduk di gendongannya sambil tersenyum polos ke arah para tamu. Tampak di antara tamu-tamu penting: Pak Hengky dan Tante Vita bersama kedua anak mereka, Nadira dan Adrian yang tampak mesra, serta Bu Ria dan Pak Haikal yang berdiri tak jauh dari kerumunan.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai foto raden kian santang
Baca
+Pustaka
Istri Kesayangan Tuan Presdir Tampan

Istri Kesayangan Tuan Presdir Tampan

Seorang wanita dengan pakaian khasnya tiba membawa buku menu yang juga bernuansa gold serta bunga, menunjukkan berbagai menu terbaik untuk pasangan romantis ini. Selagi menunggu makanannya tiba, Niana meminta pada Prince untuk menemaninya mengitari berbagai ornamen yang ada di dalam sangkar burung ini. Banyak sekali foto candidnya yang terpasang di sini, entah sejak kapan foto itu diambil. “Sejak kapan ada foto-foto ini?” tanya Niana sambil menunjuk foto-foto dirinya serta sang suami yang tergantung manis bersamaan dengan hiasan bunga segar.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai foto raden kian santang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status