Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Dengan perut yang sangat besar, aku menyeret diriku di lantai, merangkak menuju pintu baja yang berat itu. Tepat saat pintu itu menutup dengan dentuman keras yang mengguncang, jariku terjepit di kusen. Aku mendengar suara tulang yang patah, renyah dan mengerikan. Rasa sakit baru menghantam, menenggelamkan siksaan obat dalam tubuhku. Aku menjerit sekuat tenaga, teriakan melengking merobek tenggorokanku.
57.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai fractured stories
Baca
+Pustaka
Fixing The Shattered

Fixing The Shattered

“Tidak… aku harus bercerita padamu. Tolong, dengarkan aku.” Anna lalu duduk manis dan mendengarkan. “Namanya Stefan Adigunarta. Waktu itu kami bertemu di sebuah klinik saat aku sedang sakit. Aku terlalu banyak makan sembarangan dan terkena Demam Tifoid. Saat itu, aku dan dia di tempatkan di ruangan yang sama denganku. Kalau tidak salah, saat itu dia kecelakaan mobil dan mengalami retak pada pergelangan tangan kanannya. Aku terpaksa membantunya untuk melakukan beberapa hal kecil karena tidak ada satu pun keluarga atau teman yang menungguinya, dan dari sanalah, kisah kami di mulai.”
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai fractured stories
Baca
+Pustaka
A Story We Misread

A Story We Misread

Issa masih tertawa geli, “sudah biasa, dia juga pasti sering menertawakan aku.” “Apa editormu juga seperti itu?” Reana bertanya penasaran. “Tidak. Berbeda dengan Arland dan Samuel, team-ku yang paling sempurna.” Reana mendelik, Issa mengangguk yakin. “Makanya tulis cerita fiksi ilmiah agar bisa masuk ke team-ku.” “Tidak, tidak, nanti orang-orang mengira ada nepotisme.” Lagi, mereka tertawa. Ruangan luas Reading Delights yang sepi jadi terasa ramai meski hanya ada mereka berdua.
225 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4 kali sebagai fractured stories
Baca
+Pustaka
Unperfect Story

Unperfect Story

teriak Bintang yang disusul tepuk tangan oleh semua orang. Untuk pertama kalinya Amara menceritakan kisahnya pada orang lain, padahal dirinya merupakan tipe orang yang sulit menceritakan masalahnya. Selesai bercerita pada Owen, air mata mulai membasahi wajahnya disusul suara tangis.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai fractured stories
Baca
+Pustaka
OUR STORY

OUR STORY

Arion menatap patung emas yang tidak sengaja mereka pecahkan saat bermain kejar- kejaran dilorong tadi. Arion mendekati pecahan patung emas, lalu mengambil salah satu pecahan terbesar. Dia berniat untuk membereskan pecahan- pecahan ini agar tidak berserakan dilantai. CRAK.... Suasana hening seketika, semua pasang mata menatap kearah suara berasal. Pecahan patung yang tadi Arion ambil kini dengan mudahnya pecah menjadi potongan kecil.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai fractured stories
Baca
+Pustaka
Broken Heart

Broken Heart

Namun, ada satu hal yang membuat hidupku sepenuhnya berantakan. Satu hal yang membuat hidupku kembali berantakan; Cinta, cinta telah merenggut setiap napas yang kuhela. Cinta telah membunuhku dengan membabi buta tanpa ampun. Cinta juga telah menenggelamkan aku hingga ke dasar-dasar bumi. Sampai aku terpojok oleh diriku sendiri. Menanggung pahitnya rasa sakit yang harus kutelan paksa setiap hari.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai fractured stories
Baca
+Pustaka
BROKEN HOME

BROKEN HOME

isak viola. Tangisan Viola pecah memenuhi kamar tidurnya. Bagaimana tidak, sangat sakit rasanya jika seorang anak mendapat perlakuan seperti itu oleh ayahnya sendiri. Selama ini hidupnya sudah sangat pedih. Dari kecil ayahnya tak pernah sedikitpun nyayanginya. Bahkan untuk operasi tanganya saja ayahnya enggan mengeluarkan biaya sehingga dirinya harus menabung demi bisa normal. Tapi hari ini ayahnya mengatakan akan memotong uang sakunya, bagaimana dia akan menabung jika uang sakunya di potong. Itu lah yang menjadi beban pikiran Viola saat ini.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai fractured stories
Baca
+Pustaka
Our Story

Our Story

"Berengsek!" Umpatan kasar itu sungguh memekikkan telinga, begitulah, ketika langkah kakinya berjalan cepat sehabis turun dari mobil, langsung saja jemarinya yang mengepal itu mendarat sempurna di sebelah pipi kanan Rehan. Daffa menatap dengan napas memburu tak beraturan. "Cowok gila! Stres!"
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai fractured stories
Baca
+Pustaka
Kaca yang Pecah

Kaca yang Pecah

Singkatnya, benar-benar berbeda dengan Suwanto di masa lalu. “Jennifer, kita... Apakah benar-benar sudah tidak ada kesempatan bagi kita?” “Ya, sudah tidak mungkin.” Aku menatapnya dan teringat saat Suwanto menyatakan cintanya padaku untuk pertama kalinya, rasanya juga sangat gugup seperti ini. Sayangnya aku sudah lewat masa yang aku naif dalam percintaan. Cermin yang retak tidak akan pernah bisa memantulkan kehidupan yang sempurna.
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai fractured stories
Baca
+Pustaka
Broken Vessel

Broken Vessel

Kulihat Dokter yang kewalahan menyembuhkan 6 orang sekaligus, termasuk diriku yang mengalami fraktur tulang belakang dan frostbite ringan pada kedua lenganku. Aku duduk di kursi yang berada di samping ranjang Layla. Kulitnya tampak pucat dan dingin. Aku tidak tahu berapa lama dia terperangkap di dalam es, tetapi syukurlah tidak ada cidera berat padanya. "Sepertinya kamu dan orang itu saling kenal, ya?" Pertanyaan itu keluar dari mulutnya. Aku terdiam sesaat lalu menganggukkan kepalaku.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai fractured stories
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status