Hasrat Suamiku Dengan Gundiknya
"Marisa, aku akan mengurus surat ceraiku dengan Mas A*i. Aku tak mau bila harus berbagi cinta dengan orang lain. Apa lagi dengan wanita sepertimu, terlihat lugu namun berbisa."
"Mbak, tolong jangan cela keburukanku lagi, Mbak. Saya tahu, Mbak. Saya penyebab semuanya, tapi jika Mbak berkenan mendengarkan. Makan akan saya jelaskan semuanya."
"Jelaskan saja, apa pun alasannya. Tidak akan pernah merubah keputusanku sedikit pun. Kau tahu kaca 'kan? Kaca yang sudah retak tak akan bisa kembali seperti semula. Seperti hati, meski beribu kali membenahi dengan sesal dan maaf. Jika hati sudah hancur, apa bisa balik lagi seperti semula? Enggak 'kan? Itulah perasaanku yang sekarang."
Sikat na Kabanata