Tumbal Pengantin Iblis
Pertarungan sengit pun terjadi, tubuh Abraham beberapa kali terpental ketika para babi liar itu menyeruduk tubuhnya.
“Kurang ajar!” pekiknya.
Dia menghela napas, bangkit berdiri dengan cepat lalu merapalkan mantra. Sebuah cahaya kebiruan muncul dari tangan. Hyat! Tuan Abraham berteriak lantang lalu melemparkan bola cahaya itu ke arah para babi liar. Ketika dia tersenyum lega, siapa sangka keributan tersebut mendatangkan kawanan serigala liar. Abraham terbelalak, mau lari pun tidak bisa, serigala tersebut telah mengepung di beberapa sudut. Jalan satu-satunya hanya melawan, Abraham menggenggam belati di tangan kanan dengan kuat. Lelaki itu memasang kuda-kuda, setiap satu hewan buas itu, Abraha