Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dijodohin Bocil

Dijodohin Bocil

Abisatya yang tersadar kemudian melihat papan catur yang ada di depannya. "Om, curang. Bidak kuda saya hilang, seharusnya di sini ada bidak kuda saya" Abisatya menunjuk ke arah salah satu kotak putih di papan, Bapak hanya cengengesan dan berusaha mengalihlan perhatian.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai gambar bidak catur
Baca
+Pustaka
Setitik Hitam

Setitik Hitam

Yura tiba di dalam panti dan disambut hangat oleh ibu panti dan yang lainnya. Pemenang adalah sosok anak down syndrome yang jenius. Bisa saja bingkisan itu dikirim dengan paket ekspedisi. Namun karena pemenangnya adalah anak istimewa dan tinggal di panti asuhan, Fares mengusulkan untuk hadiah juga diantarkan dengan istimewa.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai gambar bidak catur
Baca
+Pustaka
Skandal Asmara Gadis Bangsawan yang Tertindas

Skandal Asmara Gadis Bangsawan yang Tertindas

Dalam diam, Frederick harus mengakui betapa cantik gadis di depannya dalam balutan dress yang bagus. Entah secantik apa jadinya kalau memakai gaun sutera mewah kaum wanita bangsawan. "Temani aku bermain catur," ujarnya kemudian. Catherine duduk dengan patuh di depan bidak-bidak catur yang sudah tersusun rapi. Dia tak heran lagi saat Frederick memilih bidak berwarna hitam. Itu memang sesuai dengan kepribadiannya. "Kau maju duluan."
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai gambar bidak catur
Baca
+Pustaka
Pesona Bos Galak

Pesona Bos Galak

"Itu bagus, Sir." Basa-basi mereka tidak berlangsung lama, karena anak buah Bill langsung menyiapkan perlengkapan dan tempat mereka untuk bertanding catur. Sepertinya pertandingan kali ini cukup serius lantaran Bill menyiapkan tempat khusus. Bahkan ukuran papan catur yang digunakan lebih besar dari yang biasa Resta lihat.
1073.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai gambar bidak catur
Baca
+Pustaka
Kultivator Tanpa Tanding

Kultivator Tanpa Tanding

Ding! Suara tajam bidak catur yang mengenai papan bergema di udara. Ye Yuan menggelengkan kepalanya sedikit. sebelum memilih bidak putih lainnya dan meletakkannya di papan, bergumam pada dirinya sendiri. "Klan Naga Besar mungkin yang paling terkenal, tapi mereka tidak terlalu membuatku terkesan." "Klan Azure Phoenix pun tidak ada bakat yang menonjol."
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai gambar bidak catur
Baca
+Pustaka
Anomali Dunia Darma

Anomali Dunia Darma

Bau amis semerbak menelilingi kami berdua. Setelah semuanya tertata, kami duduk bersebrangan, terpisahkan oleh sebuah meja. Di atasnya sudah tergelar papan catur, aku ambil bidak berwarna putih dan Pak Darma berwarna hitam. Dia menawarkan permainan catur sebagai permainan akhir kita, ketika menggiringku kembali ke dalam sekolah, dan aku langsung mengiyakannya. Bukan karena aku berniat menang, aku tidak perlu kemenangan lagi. Dengan berhasil kaburnya teman-temanku, aku menang telak atas Pak Darma.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai gambar bidak catur
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Lavi baru sadar: kabut sudah menebal. Itu cukup membuat Lavi terkejut sampai hampir memerintah Elton, tetapi kemudian matanya entah bagaimana menemukan bidak-bidak catur. Bidak catur itu tertata begitu rapi. Benar-benar seperti sedang dalam permainan. Bidak putih milik Jenderal terlihat fokus pertahanan, sementara bidak hitam milik lawan terlihat tidak beraturan, tetapi cukup jelas sedang menyerang. Hampir semua bidak utama keluar dari sarangnya, sementara prajurit bertahan di belakang.
1018.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 620 kali sebagai gambar bidak catur
Baca
+Pustaka
Kisah Si Dewa Perang

Kisah Si Dewa Perang

Kenji melihat lebih dekat ke papan catur dan menemukan bahwa hitam memiliki semua bidak caturnya di sini, dengan setiap bidak catur di posisi yang tepat, siap untuk melakukan gerakan yang kuat. Catur putih hanya memiliki satu benteng, dua kesatria, satu uskup, dan tiga bidak. Ia dalam posisi yang sangat pasif dan berada dalam bahaya. Melihat permainan akhir seperti itu, Kenji tidak bisa menahan napas dalam-dalam. Dengan begitu banyak bidak, hitam akan memenangkan putih dalam sekejap! Putih tidak memiliki peluang besar untuk memenangkan hitam! Apa yang harus dia lakukan?
8.4575.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.6K kali sebagai gambar bidak catur
Tampilkan Ulasan (79)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Astar Simpu
ceritanya sangat bagus. kesabaran kenji perlu diberi apresiasi. begitu pula dengan elena yang tidak silaudengan godaan laki laki laindan tetapmempertahankan rumah tangganya walau selalu menjadi bahan ejekan dan di bully habis habisan oleh keluarganya..
Baca Semua Ulasan
Bittersweet Revenge

Bittersweet Revenge

Menelisik ekspresi Indah yang tidak terbaca, dengan seksama. Jarang-jarang ada gadis di zaman sekarang, yang bisa bermain catur seperti Indah. Beberapa mungkin hanya bisa bermain, tetapi Indah sungguh-sungguh memasang strateginya. Gadis itu tidak berjalan semaunya, tetapi memikirkan setiap langkah ketika memainkan bidak caturnya. “Kamu sering main catur?” tanya Budiman mulai tertarik dengan penampilan Indah yang tidak mencolok.
10119.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai gambar bidak catur
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Mae Kim
aku tim wahyu-anggun garis keras mba, karena aku mau wahyu dan anggun sama-sama bahagia. semua di sini kasian, tp menurutku yg paling kasihan anggun dan wahyu dengan kehidupannya masing-masing, jd mereka berhak bahagia dengan bersama. jd plis mba, buat anggun bersama dengan wahyu:"
firly edogawa
selalu bagus,, yg 1 inibikin campur aduk emosi saya.. sedih,kecewa,marah, tegang, semoga bahagia di akhir cerita, dan yg antagonis dapat karmanya secepatnya . tapi jangan cepat pula berakhir ceritanya..bahagianya yg banyak, yg jahat2 buang aja udah........... suka suka suka pokoknya...........
Baca Semua Ulasan
Setelah Menceraikanku, Dia Merayakannya

Setelah Menceraikanku, Dia Merayakannya

Bab 106: Bidak Catur Ratih masih mematung di tengah ruangan, pelukannya pada Arisya mengerat, seolah bayi itu adalah satu-satunya pegangan realitasnya. "Kalian bicara seolah ini bidak catur," suaranya bergetar. "Apakah mungkin Papa bisa dikendalikan? Sepuluh tahun dia menjadi budak cinta Atika. Apa kalian yakin modal ini tidak akan berakhir di meja judi atau butik mewah Moana lagi?"
54.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai gambar bidak catur
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status