Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mutiara Yang Ternoda

Mutiara Yang Ternoda

tanya Tiara. "Bunda mau ngasih sesuatu buat kamu," jawab Sinta kemudia dia mengambil kotak perhiasan dan dia mengambil sebuah kalung berlian yang sangat indah dan tentunya pasti itu sangat bernilai mahal harganya. Dia menyerahkan kalung itu kepada Tiara namun menantunya itu tak serta merta menerimanya.
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Putri Bunga Bangkai

Putri Bunga Bangkai

Apakah ada seorang istri yang bisa tenang ketika sang suami berada di tempat berbahaya dan tidak tahu apa yang akan terjadi sewaktu-waktu? Ya! Lembah Ilusi adalah tempat yang berbahaya. Sesuai dengan namanya, tempat itu seringkali menyesatkan seseorang yang memiliki hati yang penuh obsesi. Seperti saat raja Arsen berburu dan sangat menginginkan rusa sebagai binatang buruannya, membuat sang Raja tekena ilusi dan melihat seekor rusa di sana yang ternyata itu adalah seekor unicorn jelmaan putri Nora, putri bangsa unicorn.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
BUNGA KEDUA

BUNGA KEDUA

Bunga kembali bertanya kepada Reno. “Aku sudah bicara dengannya,” jawab Reno. “Baiklah, kalau begitu, Reno. Saya sudah siapkan tiket bulan madu untuk kalian, karena Bunga sedang hamil, maka saya putuskan kalian bulan madu ke Bali saja, tidak perlu ke luar negeri,” ucap Nathan. “Kak, sudah Bunga bilang, Kakak enggak usah melakukan itu semua, Bunga dan Mas Reno tidak ingin bulan madu ke mana-mana,” ujar Bunga dengan sedikit kesal.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Legenda Bunga Wijaya Kusuma

Legenda Bunga Wijaya Kusuma

Ia meletakkan tas nya di atas sofa menghampiri Sekarjati menyentuh keningnya menggunakan jari telunjuk miliknya memejamkan mata hingga beberapa saat kemudian helaan nafas panjang ke luar dari mulutnya "Beruntung nya kamu selamat dari pembantaian mengerikan yang terjadi," ucap Pak Ardira kembali duduk di sofa membuka diary kecil miliknya membuka halaman pertama sejenak membuatnya diam melihat judul yang dituliskannya. "Tanah Yang Diberkati Para Dewa" Begitulah judul yang tertulis di atasnya ketika sebuah bunga Wijaya Kusuma berwarna putih bersih mekar sempurna menjadi awal pembuka berikut penjelasannya mengenai bunga para raja.
819 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

Rasa benci, muak, dan murka Tiara sejak awal kehadiran bakal bayi menguap entah ke mana, digantikan dengan kasih sayang Bima yang kini memenuhi hatinya. Sayup-sayup, suara nyanyian serak Bima mengantar Tiara menuju alam mimpi. Burung Maleo Terbang dari hutan Hampirlah siang Terdengar suara Biar Jago sembunyi muka Ayah tahu dari suara Biar Bunda sembunyi muka Ayah tahu dari manyunnya
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 319 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Tragedi Cinta Bunga

Tragedi Cinta Bunga

Namun itu tak didapatkan, sampai sosok Syaiful tenggelam dalam bayang-bayang lautan malam. Bunga berdiri di bibir pantai dengan wajah murung sambil mengusap perutnya yang membesar. “Aku yakin Kanda Syaiful mencintaiku dengan sepenuh hati. Aku juga yakin, suatu saat nanti ... Kanda Syaiful akan mengatakannya padaku,” bisik Bunga di antara desiran angin yang menyapu wajahnya yang kusam. Kecantikan perempuan itu masih terlihat, di balik tabir guratan lara yang menyelimutinya selama ini.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

timpal Anthony, dia melihat ada tempat makan bersih dan pas yang menjual sate kelinci. Kemudian Anthony menarik tangan Sean untuk mengajaknya mampir ke warung itu, dia sudah tidak sabar ingin mengicipi sate kelinci. Mereka sudah berada di dalam warung tersebut, sialnya Anthony bertemu dengan wanita yang bernama Mawar lagi?? Kira-kira bagaimana Mawar ya, apa dia jadi minta nomor ponsel Anthony?
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Selama sebulan ini, Bayu begitu memperhatikan Valeria, sehingga membuat Valeria merasakan kehangatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Bahkan, saat Valeria mengalami mimpi buruk di malam hari, selama ada pria itu di sisinya, Valeria akan merasa sangat tenang. Valeria menyesap supnya dan baru saja hendak mulai berbicara, ketika Bayu mengeluarkan sebuah amplop dokumen dan meletakkannya di hadapannya. "Valeria, ada satu hal yang menurutku harus kamu ketahui." "Sebenarnya, kamu itu putri Keluarga Aryaka di Kota Padma yang sudah hilang bertahun-tahun. Selama ini, ayahmu nggak pernah berhenti mencari kamu dan kakakmu."
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Ketika Bunga Kembali Mekar

Ketika Bunga Kembali Mekar

Apakah dia akan menyesal karena tidak segera menghentikan sandiwara memuakkan ini dan mengatakan yang sebenarnya? Kalimat terakhir … Sonia belum sempat menanyakannya. Karena dia melihat Sandra. Sandra berdiri di ujung jalan, memeluk seikat bunga mawar, dan mengangkat papan yang bertuliskan satu kata. Selamanya. Sonia memahami pesan tersirat di baliknya. Ternyata bukan hanya kembang api bermakna ganda itu, tragedi desak-desakan yang hampir merenggut nyawanya hari ini pun bagian dari permainan mereka.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Reza kemudian masuk dengan tergesa-gesa dan langsung melihatku terbaring di tengah ruang tamu, dikelilingi oleh bunga-bunga, dan mengenakan gaun ungu kesukaanku. Namun, mataku tertutup dan aku tak dapat melihatnya lagi. Melihat pemandangan itu, aku tak bisa menahan tangis. Aku mendekat dan meraba wajahku, yang sepertinya masih menyimpan bekas air mata. Tiba-tiba, aku melihat Reza berlari ke arahku. Dia bertindak seperti orang yang kehilangan akal, mengangkat semua bunga yang ada di sekelilingku sambil terus mengoceh, "Rania punya asma. Di rumah nggak boleh ada bunga! Dia bisa merasa nggak nyaman karena serbuk sari. Kenapa kalian menaruhnya di tengah bunga seperti ini?"
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai syair bunga melati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status