Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

Dia tidak punya kesempatan untuk berpikir tentang apa yang harus dilakukan dan langsung menampilkan jurus andalannya untuk menangkal serangan itu. Detik berikutnya, pancaran cahaya keemasan memancar dari tubuh Garuda. Sinar cahaya keemasan itu adalah burung-burung yang beterbangan di tubuh Garuda dan setiap sinar cahaya itu seperti anak panah yang tajam. Ribuan Burung terbang itu ditembakkan bersamaan, tampaknya merobek seluruh langit.
8.57.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259.4K kali sebagai gambar burung terbang
Tampilkan Ulasan (2480)
Baca
+Pustaka
Juli Anti
kenapa derryl tidak d kembali kan ke tmptx ke gerbang Elysium berkumpul bersama saudaranya knpa cirtax smakin k SMAkin membosan kan coba satu kam kembali cester derril nd dax bersama jngn d pisah kn lge dong
Kaisar Dewa
Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Bercerai tentang seorang menantu laki-laki mantan dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya.  Terimakasih banyak ...️ ...️ ...️ 
Baca Semua Ulasan
Burung Ajaib: Bukan Perjaka Tua Biasa

Burung Ajaib: Bukan Perjaka Tua Biasa

batin Dirga, ia lekas mencari biji-bijian untuk diberikan pada burung tersebut. "Makan yang banyak, biar lekas bisa terbang. Aku yakin keluargamu sudah menunggu," kata Dirga pada burung pipit itu. Dia memecahkan biji menjadi lebih kecil lalu menaruh di depan paruhnya. Sampai saat Dirga menatap paruh burung dengan warma keemasan serta motif pada bulu yang menyerupai kalung, Dirga teringat ucapan para pemburu tadi malam.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai gambar burung terbang
Baca
+Pustaka
Saat Terbangun dari Mimpi

Saat Terbangun dari Mimpi

Bagasinya dipenuhi mawar paling segar. Ia berdiri di samping mobil dan memeluk buket bunga, menungguku muncul. Para karyawan di perusahaan mulai menjadikanku bahan gosip. “Tuan Muda Rafael datang lagi. 999 tangkai mawar, romantis sekali.” “Aduh, dikejar dua pria kaya dan tampan. Kalau aku jadi Nona Elara, pasti bingung memilih yang mana.”
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai gambar burung terbang
Baca
+Pustaka
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Namun dia tidak boleh berhenti. Dia memanggil spirit animal-nya sekali lagi. Burung hantu dan rubah kecil muncul kembali dari kehampaan. Mereka tampak sedikit lebih redup dari sebelumnya, namun semangat mereka tetap menyala. Burung hantu itu segera melesat, terbang dengan kecepatan gila, mengganggu monster itu dari atas. Dia terbang rendah, tinggi, berputar-putar, menyerang, menghindar, memaksa monster itu untuk terus memperhatikannya.
561 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai gambar burung terbang
Baca
+Pustaka
Bayangan Angsa

Bayangan Angsa

ucap Galih. Menikmati suasana pagi setelah sebelumnya mengalami jetlag luar biasa, yang membuat dia harus tidur selama beberapa jam. Pemandangan kota tua Edinburgh memanjakan matanya. PRET A MANGER menjadi tujuannya pagi ini untuk sekedar minum kopi dan menikmati sandwich dengan berbagai toping sebagai teman sarapannya pagi ini. Ada keterkejutan saat dia baru saja memasuki Pret A Manger. Bagaimana tidak, di sudut ruangan, Galih melihat sosok wanita yang sangat dia kenal, sedang duduk sambil menatap ke arah jendela.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai gambar burung terbang
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Jurang batu. Jembatan tali tipis terbentang di atas jurang yang sangat dalam. Dari bawah, burung pemangsa Level C dengan sayap selebar empat meter terbang naik dengan kecepatan sangat tinggi. Peter melompat dari jembatan, tubuh melayang di udara. Pedang bergerak seperti kipas, memotong sayap burung satu per satu. Fwish! Fwish! Fwish!
1046.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai gambar burung terbang
Baca
+Pustaka
Bayang di Balik Kabut

Bayang di Balik Kabut

bisik Laras. Mereka tiba di sebuah celah batu besar. Di baliknya, suara air mengalir lebih deras. Pepohonan membuka ruang, dan di tengah-tengahnya, mata air itu terlihat—jernih, tenang, namun memantulkan bayangan langit yang kelam. Tanah di sekitarnya ditumbuhi bunga hitam. Dan ada patung wanita bersayap separuh rusak, berdiri membelakangi mata air.
854 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai gambar burung terbang
Baca
+Pustaka
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

Sudut bibir Dante bergerak naik, dia menatap gadis dihadapannya dengan penuh gairah. ‘Hmmmm…..aku suka dengan caranya berteriak! Sangat menarik! Dante semakin tersenyum puas dan mulai menggerakkan tangannya memegang kancing pakaian gadis itu. Perlahan mulai membuka kancing baju satu persatu seiring dengan kepanikan sang gadis. “Tidak! Aku mohon jangan sentuh aku, tolong jangan lakukan itu padaku. Aku mohon lepaskan aku.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai gambar burung terbang
Baca
+Pustaka
Kabur Saat Masa Iddah

Kabur Saat Masa Iddah

Ahbek berhasil menemukan gunting, lalu berjongkok mendekati Mira yang merengsak ketakutan ke dinding dan akhirnya terhimpit di sana. Ahbek meraih helai rambut halus Mira, dihirupnya aroma rambut wanita itu dalam-dalam lalu mendaratkan beberapa kecupan ringan. Mira jelas semakin ketakutan, apalagi saat Ahbek menggunakan benda di tangannya untuk menggunting rambut indah Mira yang tadi lelaki itu puja-puja. Dengan sama kejamnya, lelaki itu membotaki Mira. Membuang mahkota indah yang selama ini menghiasi kepala wanita itu yang tidak memakai hijab.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai gambar burung terbang
Baca
+Pustaka
Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Mia bahkan mampu menyebutkan nama-nama binatang yang diperlihatkan dengan penuh semangat. Berikutnya mereka mengunjungi Mini World. Di mana semua bangunan terkenal di dunia dipertunjukkan dalam versi ukuran yang kecil. Orlena tidak berhenti memotret mereka bersama dengan ponselnya. Lalu Orlena mengamati hasil jepretannya. Dia bisa melihat foto dirinya bersama dengan Mia dan Max dengan latar belakang miniatur Candi Borobudur dari Indonesia. Mereka semua tersenyum lebar. Membuat Orlea merasa mereka seperti keluarga normal pada umumnya.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai gambar burung terbang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status