Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Biar Kubayar Cincin Untuk Jalangmu

Biar Kubayar Cincin Untuk Jalangmu

"Kenapa kau terlihat lesu sekali. Apakah ada yang merenggut hakmu?" Aku tertawa getir sambil menjatuhkan bokong keluar di atas sofa, Ibu memperhatikan wajahku dia tahu bahwa aku sedang sedih. Meski Aku berusaha menyunggingkan senyum Ibu hanya menggelengkan kepala sambil menghela nafasnya. "Ada apa lagi?" tanya beliau yang terlihat sedang memegang Alquran kecil di tangannya.
5.738.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 814 Beses bilang gambar ibu aku lelah
Read
+Library
Ibu untuk Anakku

Ibu untuk Anakku

perintah ibu. Liana kemudian menggoreng tahu dan ikan. "Ini!" Ibu menyerahkan kepada Liana jengkol yang sudah dibersihkan. Liana menggoreng jengkol. "Riana dan Giana pesawat jam berapa?" tanya ibu. "Giana pesawat siang ini, bu, sedangkan uni ... Li, belum memberitahu uni. Ibukan tahu uni pasti nggak mau pulang," beritahu Liana.
3.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 81 Beses bilang gambar ibu aku lelah
Read
+Library
Korban Terakhir yang Digambar Ibu adalah Aku

Korban Terakhir yang Digambar Ibu adalah Aku

Ibu tidak tidur selama 3 hari penuh. Dia yang berlutut di atas lantai menyentuh tulangku dengan hati-hati dan menggambar sketsa segaris demi segaris. Saat menggambar sketsa ke-10, sedikit akal sehatnya yang tersisa akhirnya sirna. Aku berjongkok di samping sambil melihat semua sketsa yang digambarnya. Sketsa itu sangat bagus dan mirip denganku. Setelah memandang sketsa-sketsa itu sesaat, aku tiba-tiba merasa agak terkejut. Ternyata, aku terlihat begitu cantik di dalam sketsa yang digambar Ibu.
5.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 172 Beses bilang gambar ibu aku lelah
Read
+Library
Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

"Aku buatkan teh jahe." Kakiku terasa lemas saat aku bangkit berpegangan pada meja wastafel. Wajah di cermin tampak pucat dan lelah, lingkaran hitam jelas terlihat meski tadi aku sudah memakai riasan. Kehamilan ini membuatku terlihat buruk. Aku tersenyum pahit. Menjadi ibu memang tak pernah mudah sejak awal. "Istirahatlah," ujar ibuku, menuntunku ke kamar. "Ibu bawakan teh jahenya sebentar lagi."
109.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 214 Beses bilang gambar ibu aku lelah
Read
+Library
Istri Super Jorok

Istri Super Jorok

Sama-sama mengambil waktu untuk istirahat. "Wah, lelahnya," keluh Mas Anto. " Ini baru satu, bagaimana dengan ibumu yang dulu punya anak yang banyak?" Aku tersenyum, saat nama Ibu disebut, ada kerinduan akan wanita yang melahirkanku itu. Wajahnya yang selalu tersenyum, suaranya yang lembut dan ucapannya yang penuh kasih. Dia ibu yang sempurna bagiku.
1028.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang gambar ibu aku lelah
Read
+Library
Ketika Ibu Ingin Menikah Lagi

Ketika Ibu Ingin Menikah Lagi

Wajah sendunya semakin terlihat mendung. Ibu berusia 56 tahun. Di usianya sekarang Ibu masih terlihat segar dan energik. Mungkin karena Ibu senang merawat tanaman, rajin berpuasa Senin-Kamis, juga ikut senam manula di halaman sekolah SD yang tak jauh dari rumah kami. Selain itu Ibu tidak terlalu banyak beban pikiran. Melihat wajahnya yang muram, aku baru menyadari telah terjadi sesuatu yang aku tidak tahu. "Bu, Laras ndak akan paham kalau Ibu ndak cerita semuanya." Aku memegang tangan Ibu yang mulai terlihat mengendur kulitnya.
105.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 158 Beses bilang gambar ibu aku lelah
Read
+Library
KEMBALILAH SUAMIKU

KEMBALILAH SUAMIKU

“Aku lelah ya Rabb, tolong tuliskan takdir baru untukku. Aku lelah dengan semua ini, berikan aku titik terang agar aku bisa hidup dengan baik, agar aku tak terus merasa bersalah kepada ibu.” Aku meraung memukul kepalaku. Bi ijah yang melihatku terlihat sangat panik ia terus menenangkanku meski tak ku hiraukan semua ucapannya. “Mbak ada apa? Kenapa Mbak Bulan seperti ini? Ingat si kembar Mbak, ya Allah.”
6.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 159 Beses bilang gambar ibu aku lelah
Read
+Library
Suami Miskinku Ternyata Konglomerat

Suami Miskinku Ternyata Konglomerat

“Aku tahu ini berat buat kamu. Tapi aku nggak akan membiarkan kamu sendirian. Kita akan melewati ini bersama.” Aku menatapnya, mencoba mencari keyakinan di balik kata-katanya. Tapi yang kutemukan hanyalah keletihan. Aku tahu, dia juga berjuang sekuat tenaga untuk tetap kuat. “Aku cuma nggak habis pikir, Mas,” gumamku. “Kenapa Ibu nggak pernah sedikit pun menghargai kita? Apa karena kita nggak punya banyak uang? Apa artinya keluarga kalau hanya dinilai dari harta?”
102.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 97 Beses bilang gambar ibu aku lelah
Read
+Library
GARA-GARA DIMADU, AKU JADI NYONYA, KAMU JADI BABU.

GARA-GARA DIMADU, AKU JADI NYONYA, KAMU JADI BABU.

Tempat lesehan yang dipadu padankan dengan tenda kecil di samping rumah kami, serasa camping di pinggir pantai. Aku menyandarkan diri pada bahunya, bapak menyanggah dengan melipatkan tangan pada pinggang. Seharian ini aku tidak sempat istirahat hingga merasa lebih lelah dari biasanya. "Papa kayanya harus membeli vitamin lagi, tubuh Mama akhir-akhir ini terlihat lebih lemah." "Mama pun merasa sering lelah," jawabku sembari memejamkan mata. Menikmati kenyamanan ini.
10100.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.4K Beses bilang gambar ibu aku lelah
Read
+Library
Pembalasan Dendam Istri CEO

Pembalasan Dendam Istri CEO

Aku pun hanya tersenyum bahagia melihat keakraban mereka berdua. Rindu terkadang memang sering menghabiskan waktunya dengan Ibu ketimbang aku yang lebih sering menghabiskan waktu di kantor dengan setumpuk pekerjaan yang senantiasa menungguku dari pagi hingga malam pun menjelang. "Ibu. Bapak mana Bu? kenapa nggak bareng?" aku menghampiri Ibu yang terlihat sangat lelah dengan setumpuk barang bawaan dari kampung. Ada pisang, ubi jalar dan juga ayam jago.
1017.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 407 Beses bilang gambar ibu aku lelah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status