Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Malam Pertama dengan Janda Anak 2

Malam Pertama dengan Janda Anak 2

aku menoleh pada ibu yang menyentuh bahuku. "Gak papa, Bu." Aku tersenyum. "Ibu perhatikan, sejak tadi bengong saja. Kenapa gak jalan keluar kalau memang bosan?" ujar ibuku lagi. Kini kami sudah duduk berhadapan. Ibu memang sudah sakit-sakitan, sehingga tidak bisa terlalu gagah mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Pengapuran di kaki dan pundak membuatnya terbatas untuk bergerak.
9.9335.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.1K kali sebagai gambar ibu aku lelah
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Kukie
berharap Alex tu beneran sayang dan tulus ama aini, sayang bgt.. seakan2 ML segalanya Iya sih dhuha baik, tapi mamah nya gak bgt Kayak, boleh gak sih sesekali jangan sama ML si mbak FL nya 🥲 Kalo alex baik kan enak ada second choice, Alexnya begitu jadi gak punya SML, akhirnya terpaksa milih dhuha
Baca Semua Ulasan
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Amarah kembali menerpa, tetapi tidak sampai ke permukaan. "Ibu memang pantas mendapatkan hukuman." Aku menarik lengan Ibu dengan kuat, sehingga sekarang kami berdiri berhadapan. "Bahkan Dewa nggak ingat sama Ibu," keluh Ibu sembari mengusap air matanya. Satu yang aku sadari, penampilan Ibu tidak elegan. Ibu mengenakan kemeja dan rok panjang. Wajahnya pun tanpa riasan, tidak ada perhiasan yang melekat di tubuhnya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai gambar ibu aku lelah
Baca
+Pustaka
IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU

Mau nolak tapi dia bos. "Capek ya, Nduk?" Ibu memijit bahuku. Aku lekas meraih tangan Ibu lalu menciumnya. "Ga Bu. Ga capek, hanya saja Dinara ngantuk,"kilahku. Ibu menjatuhkan bobot tubuh di samping. "Maafkan Ibu ya, Nduk. Kamu jadi capek begini," tatapan ibu begitu sayu.
1029.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai gambar ibu aku lelah
Baca
+Pustaka
WOLVIRE (Bahasa Indonesia)

WOLVIRE (Bahasa Indonesia)

Tatapannya sedikit khawatir. Apa aku seaneh itu? “Barbie?” Pandanganku beralih secepat kilat. Di dalam sana, berdirilah ibuku. Sehat tanpa suatu apa. Wajahnya tampak lelah, tapi bibirnya terangkat ke atas; membentuk senyuman yang menenangkanku. “Ibu,” rengekku. Aku berlari masuk dan menghambur ke pelukannya. Air mata lega akhirnya tumpah dari sudut mataku.
1013.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai gambar ibu aku lelah
Baca
+Pustaka
Bahagia Setelah Dibuang

Bahagia Setelah Dibuang

Ibu tersenyum semringah. Belakangan ini Ibu memang sering mengeluhkan kondisi tubuhnya, yang mudah lelah padahal hanya berjalan beberapa menit saha. Aku tak begitu khawatir, karena aku kira itu akibat usia Ibu yang sudah tua. Memang sebaiknya diperiksakan saja, siapa tahu ada penyakit yang mulai menggerogoti tubuh Ibu.
1050.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 999 kali sebagai gambar ibu aku lelah
Baca
+Pustaka
Silakan, Urus Putrimu Tanpa Aku

Silakan, Urus Putrimu Tanpa Aku

"Apa yang harus aku lakukan, Bu? Rasanya lelah sekali terus menerus menghadapi masalah seperti ini." Ibu mengusap-usap lenganku dengan tidak mengalihkan pandangan. Semuanya telah aku ceritakan pada Ibu. Aku benar-benar sudah tidak sanggup menampung beban ini. Aku manusia yang lemah, wanita cengeng yang sedang berpura-pura kuat.
10498.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.0K kali sebagai gambar ibu aku lelah
Baca
+Pustaka
Racun Mertua

Racun Mertua

Ada hal yang tak bisa secara gamblang aku tanya dan ceritakan pada nenek dan Bang Raihan. Kuletakkan kembali photo Ibu, "Bu, do'akan selalu anakmu ini menjadi wanita yang tangguh dan kuat ya," ucapku pelan dan tersenyum. Kurentangkan tanganku ke atas, 'krekk' suara tulang terdengar beradu. Pinggangku rasanya pegal dan sakit, berjam-jam duduk saja di lantai. Ah, merebahkan badan di kasur tipis pemberian Ibu, pertukaran lebih tepatnya, membuat badanku lebih terasa nyaman, lambat laun aku mulai tenggelam di dalam mimpi.
1020.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai gambar ibu aku lelah
Baca
+Pustaka
Karma Sang Penggoda

Karma Sang Penggoda

Pov Yasir. "Gimana cantik bukan?" tanya wanita setengah baya dengan tatapan lembut penuh harap. Tangannya dengan semangat menyodorkan lembaran foto didepanku. "Ayok dong dilihat, kok diam aja sih." rungutnya saat menyadari aku tidak bergerak sama sekali. Aku mende-sah lelah, Ibu masih saja seperti ini. Dengan malas, akhirnya tangan menggapain kertas bergambar wanita itu.
9.832.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai gambar ibu aku lelah
Baca
+Pustaka
Penyesalan Seorang Suami

Penyesalan Seorang Suami

Kutatap Ibu berdiri disana dengan bibir mengulas senyum. Sebenarnya kasihan sekali, saat melihat wajah yang sudah mulai dipenuhi keriput halus itu terlihat kelelahan. Tapi mau bagaimana lagi, aku hanya bisa membantu sedikit kesibukan Ibu. Karena aku juga harus kerja. Ibu berjalan mendekati ranjang. "Tuh kan, Ibu saja nggak keberatan! Terus ngapain kamu menyuruhku, Mas!?"
9.480.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai gambar ibu aku lelah
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Pemanis Aksara
ceritanya mantap Thor. oh iya izin promosi Thor. boleh mampir ke ceritaku, Kubalas Kesombongan Selingkuhanmu Lunas status tamat dan cerita Kain Basahan Basah di Kamar Mandi status on going. Terima kasih.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Mertua yang Harus Mengalah

Mertua yang Harus Mengalah

Melihat cucunya yang terlelap bukan karena tenang, tapi karena kelelahan menangis. Tubuh Bu Ratna terasa limbung. Seolah dunia ingin merobohkannya sekalian. Seolah semua kekuatan yang ia bangun selama ini ingin runtuh di satu titik. Aku lelah… Bisikan itu nyaris keluar dari hatinya. Namun— ia menahan. Ia menggenggam sisa-sisa dirinya. Tidak. Aku tidak boleh jatuh sekarang. Ia adalah ibu.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai gambar ibu aku lelah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status