Racun Mertua
Ada hal yang tak bisa secara gamblang aku tanya dan ceritakan pada nenek dan Bang Raihan.
Kuletakkan kembali photo Ibu, "Bu, do'akan selalu anakmu ini menjadi wanita yang tangguh dan kuat ya," ucapku pelan dan tersenyum.
Kurentangkan tanganku ke atas, 'krekk' suara tulang terdengar beradu. Pinggangku rasanya pegal dan sakit, berjam-jam duduk saja di lantai.
Ah, merebahkan badan di kasur tipis pemberian Ibu, pertukaran lebih tepatnya, membuat badanku lebih terasa nyaman, lambat laun aku mulai tenggelam di dalam mimpi.
Bab Populer