Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Kata Herman tersenyum. Dan Kartika kini berhadapan dengan Barz. Barz pun berlari ke arah Kartika mengarahkan helmnya bak banteng yang akan menyeruduk sang Torero. Kartika pun melompat untuk menghindarinya. Barz pun meluncur dengan kedua kakinya untuk berhenti. “Bukannya kau itu kerbau ya?” Tanya Kartika kesal. “Kerbau memiliki tanduk yang lebih besar dari banteng. Cara bertarungku tidak ditentukan dari gelarku, dasar bodoh!” Seru Barz menyeruduk Kartika dengan cepat sekali.
915.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai gambar kartun bercadar
Baca
+Pustaka
Holiday to Wedding Day

Holiday to Wedding Day

Tapi ternyata, malam inilah buktinya. "Wah, makasih banyak ya, Batik?" aku mencoba menetralisir situasi agar tak merambah status genting, "Kok, kamu tahu kalau aku suka mawar merah?" Lagi, Batik menggambar senyum tipis. Menepuk-nepuk dada kirinya, entah apa maksudnya dan sekarang mulai membuka kotak karton yang di bagian atasnya direkatkan beberapa kancing tempurung kelapa dan kulit jagung dibentuk pita. Oh, bolehkah aku menjerit-jerit atas keromantisan yang tiba-tiba berubah menjadi harapan besar ini? Harapan supaya tidak terjadi hal-hal yang tak kuinginkan lagi. Misalnya, tiba-tiba Batik marah, megamuk atau pun meledak-ledak. Sungguh, itu sangat menyesakkan dada. Menyakitkan.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai gambar kartun bercadar
Baca
+Pustaka
Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Menantu On Air : Siaran Rahasia dari rumah mertua

Tapi saat matanya menyapu sudut lain, ia terhenti. Di sebelah kotak itu, tergeletak sesuatu yang… aneh. Sekar berkedip dua kali. Astaga… itu… celana dalam anak kecil? Warna merah menyala, dengan gambar kartun kelinci besar di bagian depannya. Untuk sesaat rasa tegangnya pecah. Bibirnya tertarik menahan tawa. “Ya ampun… ini plot twist yang nggak pernah aku duga,” gumamnya pelan.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai gambar kartun bercadar
Baca
+Pustaka
Gadis Bercadar Kesayangan Mafia

Gadis Bercadar Kesayangan Mafia

Padahal mereka berharap seharusnya Alina memahami apa yang selama ini diterapkan oleh orang tuanya. Apalagi dengan penampilan Alina yang bercadar, akan sensitif sekali jika dilihat oleh orang-orang bahwa seorang wanita bercadar pulang larut malam, dan hal tersebut bisa memancing beragam asumsi buruk serta menjatuhkan nilai baik mereka yang sama-sama bercadar. Bahkan mungkin hal itu akan menjatuhkan citra pondok pesantren milik Kyai Usman yang selama ini sudah terkenal baik.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai gambar kartun bercadar
Baca
+Pustaka
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

Taaappp Baaaammmmm Pukulan Karta seperti membentur dinding karang yang sangat kokoh, dan membuatnya terlempar sampai beberapa kaki kebelakang. Saat melihat siapa yang berdiri menghadang dan menggagalkan serangannya, tubuh Karta jadi gemetar ketakutan. Luka di dadanya seperti mengingatkan rasa sakit dari si pembuatnya. Karta pun sampai langsung lari tanpa bicara sepatah katapun.
8.9356.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.0K kali sebagai gambar kartun bercadar
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Baca Semua Ulasan
Marriage With Benefits

Marriage With Benefits

"Kamu tahu enggak sih, Mel setiap kali aku aku panggil dia Hulk, dia bakalan panggil aku Donkey. Kaya enggak ada yang lebih bagus aja, masa aku disamain sama Keledai." Aku dan Caramel justru membahas film-film Kartun mulai dari Shrek sampai ke Cars. Luar biasa juga Caramel ini ternyata. Selain mencintai yang namanya musik dangdut koplo sampai lagu-lagu jawa, ia juga lumayan update tentang film kartun. Sepertinya memang benar jika generasi 90-an itu yang menua hanya umur namun selera mereka menonton kartun sejak kecil tidak pernah hilang meskipun usia sudah memasuki kepala tiga.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai gambar kartun bercadar
Baca
+Pustaka
Shushu Dikejar Deadline

Shushu Dikejar Deadline

Sambung bocah lainnya. Ada banyak anak kecil berkerumun di sekitarku melihat kotak yang berisikan kertas robekan dengan gambar di atasnya. Ciri gambar semi-realis yang masih ada sentuhan kartunnya. Itu gaya baru yang aku coba buat akhir-akhir ini. Aku terbiasa melukis dan mewarnai di atas kanvas atau kertas berukuran besar dengan media crayon, pastel, atau cat minyak.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai gambar kartun bercadar
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

Ia menunduk menatap kartu-kartunya dan mengambil dua kartu untuk ia serahkan pada Padma. Padma mengerjap pelan melihat kartu huruf K dan M yang diambil Asa. K untuk Keluarga dengan gambar ayah, ibu, dan dua anak yang tengah bergandengan tangan. M untuk Makan, di mana ada seorang anak yang digambar sedang makan. “Asa mau makan?” Asa menggeleng sebagai jawabannya. “Asa mau makan bareng Papa?” Asa mengangguk, tapi setelah itu kembali menggeleng. Padma menangkap kalau jawabannya sudah hampir benar.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai gambar kartun bercadar
Baca
+Pustaka
Duda dan Janda Bertetangga

Duda dan Janda Bertetangga

Ia sengaja menyebut salah satu tokoh kartun itu karena pernah melihat tulisan karakternya di sepatu Adel. Suara cekikikan ceria pun terdengar. "Masa Jasmine sih! Itu kan cuma film kartun," protesnya. Adel melepaskan kedua tangannya dari mata Katya tapi tetap tidak beranjak dari belakang tubuh gadis itu. Katya memegang kedua tangan Adel dan mendongak menatap mata anak kecil itu yang berada di atasnya. Anak itu sedang berdiri di atas kursi di belakang Katya, sambil menyunggingkan senyum gembira.
1096.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai gambar kartun bercadar
Baca
+Pustaka
CEO adalah Maut

CEO adalah Maut

Membawa Zayn dan Vanilla ke keluarga Aditama seperti menyerahkan seonggok daging pada karnivora. *** Kartika menyusun satu per satu makrame ke dalam kardus dengan hati-hati. Ia mengusahakan agar tidak ada bagian yang tertindih. “Semuanya udah, Tik?” tanya Vanilla sambil memeriksa pesanan dalam layar iPad-nya. “Udah, Bu. Tinggal satu kardus ini saja,” jawab Kartika. “Oke.” “Van, ini sisanya.” Tante Lusi meletakkan satu kardus besar yang baru selesai dilakban.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai gambar kartun bercadar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status