TERJERAT CINTA SANG DUDA
Tubuh mungil Jehan yang dibalut seragam sekolah, melompat ringan menuju ke arahnya.
“Momy, tadi malem, aku lupa. Bu Guru bilang, gambar ini dikasih ke momy di rumah!” Jehan mengeluarkan gambar dari dalam tasnya. Kay terpegun menatap gambar seorang lelaki dan perempuan memegang tangan anak kecil di tengah, gambar sebuah keluarga dengan gambar hati yang Jehan buat bertebaran di mana-mana. Gambar, yang hanya seperti coretan berwajah tak jelas itu, membuat sepasang netra Kay berkaca-kaca.
“Makasih, Sayang!” Kay menarik Jehan ke dalam pelukannya. Air matanya luruh tak lagi tertahan.
Hot Chapters