BUKAN SALAH IBU
"Bella, makanlah dulu. Ibu masak sayur lodeh kesukaanmu."
Aku berbalik, tanganku yang sudah memegang handle pintu berhenti bergerak. Ibu memandangku dengan sorot mata memohon. Aku menghela napas dan akhirnya menganggukkan kepala.
***
Jam delapan malam, Ibu bersiap berangkat kerja. Seperti biasa, Ibu memakai celana panjang berwarna hitam dan kemeja putih. Lalu, beliau melapisi bajunya itu dengan jaket rajut yang kebesaran, hingga tubuhnya yang mungil tenggelam dalam jaket berwarna coklat kopi itu. Usia Ibu baru tiga puluh enam tahun. Wajahnya cantik dengan kulit halus dan seputih pualam yang dia turunkan padaku. Samar, ada jejak darah asing terlihat dari rambutnya yang kecoklatan, dan itu jug
Hot Chapters