Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir
Amora mengangguk pelan.
Ikato berdiri, melangkah ke arah lemari kaca di sudut ruangan, dan mengambil sebuah album tua. Sampulnya sedikit pudar, tapi masih terawat baik. Ia kembali duduk di samping Amora, membuka halaman pertama.
Di sana, ada foto seorang wanita muda dengan senyum lembut, berdiri di bawah pohon sakura yang bermekaran.
“Dia… Mami-mu,” bisik Ikato dengan suara nyaris bergetar.