IMAM UNTUK NIRMALA
“Ini Al, cewek genit. Coba-coba cari perhatian dengan mengotori sepatu ku. Nggak dimana-mana murid cewek itu sama, ya. Mencari perhatian cowok tampan dengan berbagai cara”
“Apa Kamu bilang? Aku genit? Emang siapa yang mulai duluan sih? Kamu kan?” Mala kesal banget.
Mala berpaling pada cowok yang berdiri disampingnya yang terus memandanginya. Cowok itu tersenyum manis. Manis sekali. Keningnya berkerut, dan mengalihkan tatapan pada kedua cowok itu bergantian. Hal itu dilakukannya berkali-kali. Kedua cowok itu sangat mirip. Bedanya yang satu lebih pendek, hitam manis, dan kelihatan lebih berwibawa. Sedangkan yang bermasalah dengannya sedikit lebih tinggi, kulitnya kuning, dan di bibirnya ada t
Sikat na Kabanata