The Gray Silhouette of Love
"Bukan juga. Lebih dari itu. Tiket ajaib yang bisa membuka gerbang indraku jadi lebih peka merasa. Itu sebuah tiket dari pertunjukan megah nan luar biasa, yang bisa menjembatani ingatan masa lalu dengan kisah modern abad ini. Dia membawaku menikmati pesona karya seni indah dari para seniman ternama"
Quin tersenyum, menampung ingatnya akan hal itu dalam dirinya sendiri.
"Singkatnya, tiket itu mampu merubah perspsiku akan romantisme. Romansa romantis tak harus selalu datang dari coklat, bunga, atau keramaian cahaya lilin. Romantisme, tak harus datang dari tempat mahal dengan fasilitas serba atas. Tapi kadang, itu bisa datang dari sebuah pemikiran simpel dengan cita rasa high class. Thank you
Hot Chapters