Istri yang Terpaksa Kau Nikahi
“Ish! Aku tersinggung karena kata-kata Rossa sudah keterlaluan, wajar kalau menangis, Gamma!”
Gamma lantas mengumbar kekehan. “Iya, Sayang. Aku paham. But, don’t cry again, okay? Aku tahu kau kecewa, tapi jangan berlebihan, sewajarnya saja. Jangan biarkan anak kita juga merasa sedih terlalu lama. Kau tidak mau, kan, kalau anak kita merasa sedih di sana?”
Anggukan kepala diberikan oleh Serra. Wanita itu kini menyandarkan kepalanya di dada bidang milik Gamma.