Cinta Sagita
"Kita enggak ada niat mau obok-obok kok. Kita cuman tau rahasia kecil Kakka. Walaupun tampang kakak itu tampanh residivis, tapi jiwa kakak jiwa feminis. Lihat aja ini kamar, chatnya warna pink. Terus itu kolor kakak aja warna pink. Sungguh feminis."
Semua orang tertawa kecuali Jidan. Jidan menepuk jidatnya. Masalah kolor warna pink itu, jelas akal-akalan ibunya. Sementara masalah cat warna pink, itu karena kamar itu memang bekas kamar Anis. Jadi, dulu, memang Anis yang memilih cat temboknya. Jidan hanya bisa nyengir.
"Oke! Kalian semua sukses membuat aku kaget. Tadi hampir aja aku balik masuk ke rumah sakit karena kena serangan jantung." Jidan mengangguk.
Capítulos em Alta