Dalam dunia 'My Hero Academia', quirks adalah bagian integral dari identitas seseorang, tapi pertanyaan tentang apakah mereka bisa hilang atau berkembang sangat menarik. Aku selalu terpesona oleh bagaimana quirks berevolusi seiring waktu, seperti yang terlihat pada karakter Izuku Midoriya. Dia awalnya tanpa quirk, tapi kemudian mendapatkan 'One For All' yang terus berkembang kekuatannya. Ini menunjukkan bahwa quirks bisa bertambah kuat melalui latihan dan pengalaman. Di sisi lain, ada kasus seperti All Might yang kehilangan kekuatannya setelah cedera parah, membuktikan bahwa quirks juga bisa memudar atau hilang karena faktor eksternal.
Namun, aku juga berpikir tentang bagaimana beberapa quirks mungkin memiliki potensi tersembunyi yang belum ditemukan. Mirip dengan bagaimana Todoroki awalnya hanya menggunakan separuh kekuatannya, tapi kemudian belajar menguasai kedua sisi. Ini membuatku percaya bahwa quirks bukanlah sesuatu yang statis; mereka bisa berubah, berkembang, atau bahkan menghilang tergantung pada keadaan dan upaya pemiliknya. Aku suka membayangkan bagaimana quirks bisa seperti otot—semakin dilatih, semakin kuat, tapi jika diabaikan, bisa melemah.