Asmara di Kehidupan 303
“Hiaaaat!
Permana lalu meloncat memainkan sebuah jurus pedang. Gerakannya cepat, dan serangannya berubah-ubah, tidak bisa ditebak. Bukan hanya gerakannya, tenaga yang dihasilkan dari tiap sabetan pedang menimbul desiran angin yang menyebarkan hawa dingin. Semua yang melihat permainan pedang itu berdecak kagum melihatnya. Permana bak seperti malaikat maut yang sedang menari dengan pedang di tangan. Dalam sebuah kesempatan, Permana melepaskan pedang dari tangan, pedang itu kemudian berputar-putar dengan cepat, memancarkan sinar biru yang menghantam dengan ganas.
“Dar! Dar!”
Batu dan pepohanan tumbang dan hancur berantakan terkerna sambaran pedang pusaka yang dimainkan Permana. Tanpa disadari,
Hot Chapters