Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ceraikan Aku, Mas!

Ceraikan Aku, Mas!

"Kamu pikir toko emas tidak ada kamera cctv, Raka?" Bukti dua, lengkap. Folder tiga. CCTV Pasar Kenari, Salemba. Kios “Tukang Emas Keliling Bang Ipul”. Raka datang, bawa foto gelang di HP. “Bang, bikin ginian bisa? Tapi bahannya kuningan aja. Yang penting mirip. Ukir melati sama R kecil. Dua hari jadi.” Bang Ipul mengangguk, terima uang muka Rp200.000. Hari itu juga, Raka ambil. Bayar lunas Rp500.000. Gelang imitasi masuk plastik klip.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai gelang emas tali merah
Baca
+Pustaka
Pendekar Tongkat Emas

Pendekar Tongkat Emas

Arya merasa tertantang dan mengejar sang nenek tua itu, “Mau kemana kamu Mbah?” Arya mencoba mengimbangi langkah besar mbah Ratih dan berkali-kali mencoba merebut kalung jimat itu tetapi tidak juga berhasil. “Hah, umur saja muda tetapi lembek,haha.” Ledek Mbah Rasih. “Sudahlah mbah, hari sudah mulai gelap, aku harus segera mengalungkannya kepada Rangga.” Mbah Ratih menghentikan lompatannya di dahan pohon besar. “Jadi namanya Rangga, apa pedulimu terhadap bayi temuan itu Arya?”ucap nenek tua itu.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai gelang emas tali merah
Baca
+Pustaka
Tawanan Cinta Sang Penguasa

Tawanan Cinta Sang Penguasa

Warna-warnanya mencolok—merah darah, kuning kunyit, biru langit, dan hijau hutan—semuanya ditata rapi di atas selembar kain goni yang kusam. Hiriety berjongkok, matanya langsung tertarik pada satu gelang berwarna cokelat tua dengan aksen emas dan hitam. Simpel, maskulin, dan berbeda dari gelang-gelang lainnya. Ia memungutnya perlahan, memeriksa simpul-simpul kecil yang diikat dengan sabar. “Yang itu buatan ibuku” ujar si pemuda. “Untuk kekuatan. Warna tanah dan malam.”
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai gelang emas tali merah
Baca
+Pustaka
Pelukan Dingin Tuan Muda

Pelukan Dingin Tuan Muda

"Sungguh aku tidak menipumu, ini benar kayu Cendana asli, jika yang palsu mungkin hanya dijual 20 ribu tapi jika menurutmu masih terlalu mahal ini masih ada yang harganya bersahabat." Wanita itu mengambil gelang Cendana yang lain namun tidak semua full kayu seperti tasbih akan tetapi gelang dengan benang hitam hanya dengan dua kayu Cendana bundar. "Ini satu 100 ribu namun jika kamu membeli dua maka aku akan menjulang 150 ribu saja." Makky memperhatikan gelang yang ada di tangan wanita itu tanpa banyak bicara laki-laki itu mengambilnya dan menyerahkan dua lembar uang tanpa menunggu kembalian dari wanita itu Makky pergi begitu saja.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai gelang emas tali merah
Baca
+Pustaka
Fitnah Pelakor Membuatku Babak Belur

Fitnah Pelakor Membuatku Babak Belur

"Gelang ini adalah giok hijau imperial yang sangat langka, nilainya nggak terukur di pasaran. Kamu nggak akan sanggup menggantinya!" Dalam siaran langsung, beberapa penonton yang ahli mulai mengenali gelang itu. [ Dari warnanya, itu benar-benar terlihat seperti giok hijau imperial. ] Imelda terlihat sedikit bimbang. Wanita paruh baya yang tadi menamparku kemudian menyenggol lengannya. "Imelda, nggak usah takut. Kalau gelang ini benar-benar bernilai 200 miliar seperti yang dibilangnya, mana mungkin pelakor sepertinya sanggup membelinya?"
23.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 620 kali sebagai gelang emas tali merah
Baca
+Pustaka
Lotus: Sang Penguasa

Lotus: Sang Penguasa

Para guard yang baru ingat akan gelang emas di pergelangan tangan Elena sontak percaya dengan ucapan tuan putri mereka. Di mana gelang emas itu Talamus buat sebagai pengikat untuk Elena sekaligus sinyal untuk bisa menemukan Elena jika sesuatu terjadi padanya. "Baik, silahkan tuan putri menemui Yang Mulia," kata para guard mempersilahkan Elena untuk keluar dari ruangan terkutuk yang bagai penjara bagi Elena tersebut. Elena yang melihat para guard membiarkan dirinya keluar dan percaya dengan segala ucapannya, terlihat begitu senang dan girang saat ini.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai gelang emas tali merah
Baca
+Pustaka
Sekretaris Pribadi Bos Duda

Sekretaris Pribadi Bos Duda

“Maaf Pak, saat saya menarik tangan salah seorang penculik tadi, saya mendapatkan ini.” Mbak Retno memberikan gelang tangan yang sudah terputus. Gelang berbentuk ethnik terbuat dari jalinan tali rami berwarna hitam kombinasi kuning ini, seperti gelang yang biasa di pakai sebagai aksesories oleh kaum adam. Alex mengambil gelang itu dari tangan Mbak Retno. Dia mengamati dengan seksama gelang itu. Alex merasa tak pernah melihat salah seorang temannya yang memakai gelang seperti ini.
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai gelang emas tali merah
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Andai dia tahu cincin pemberian Mila adalah cincin dengan nilai harga fantastis. Batu merah di cincin itu adalah ‘Red Diamond’, yang segramnya saja bernilai 50 miliar lebih. Dan mata cincin itu senilai 5 gram lebih, sementara ringnya terbuat dari Platinum yang harganya jauh di atas emas. ‘Hmm. Nusa Penida, aku akan ke sana besok’, bathin Elang. Sejak awal kedatangannya ke pantai Sanur Elang memang sudah tertarik dengan fast boat, yang hilir mudik ke arah pulau kecil di tenggara pulau Bali itu.
9.963.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai gelang emas tali merah
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

Hanya angin—angin yang tak menggoyangkan rumput, hanya menyentuh kulit seperti bisikan. Rakasura melangkah pelan, menyentuh satu demi satu permukaan batu. Ukiran spiral semakin sering muncul, dan di tengah pelataran padang itu, berdiri satu tiang batu yang tidak patah—utuh, menjulang, dan di pucuknya tergantung sesuatu: gelang. Bukan gelang emas atau logam biasa. Tapi gelang kayu yang disatukan dengan benang merah. Tampak rapuh, namun memancarkan aura yang tidak bisa dijelaskan. Ayu melangkah mendekat.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai gelang emas tali merah
Baca
+Pustaka
Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu

Dia juga tidak tahu apa gunanya Rendy menyimpan barang-barang ini. Tiba-tiba Imelda menemukan sebuah kotak kayu merah. Kotak dibuka, lalu tampak sebuah gelang kuno yang sangat indah. Gelang itu terbuat dari batu akik biru hijau dengan tatahan emas bermotif bunga. Gelang ini kelihatannya bukan gelang berharga. “Ibu, kamu lagi ngapain?” Keberadaan Kayla sungguh mengagetkan Imelda. Dia meletakkan gelang itu di samping, lalu membalas, “Tidak, ayahmu sedang merapikan barang-barang peninggalan wanita murahan itu.”
9.33.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150.0K kali sebagai gelang emas tali merah
Tampilkan Ulasan (857)
Baca
+Pustaka
rincut
nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike it.... nice novel... i llike
Siti Saodah
cerita yang sangat luar biasa ,menarik sekali untuk dibaca kelanjutannya ,penasaran dengan tokoh Claire Adhitama dan anak anaknya ,hasil perjuangan nya selama ini akan kah berhasil mempertahankan perusahaan ibunya ? dan ,penasaran juga dengan cerita cinta nya yg sudah membesarkan ketiga anaknya ???
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status