Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

Fatah nyaris putus asa ketika mendapatkan gelengan Raharja, lalu menengok ke arah Dzi. “Tipe masuk keduanya cukup dengan booster energy tahap dua.” “Baik, Mbak.” Fatah melakukan instruksi Dzi. Menggoyangkan kedua kaki keatas bawah dan menahannya di tengah membuat Raharja meringis kesakitan. “Ulangi sekali lagi.” “Siap, Mbak”
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai getaran
Baca
+Pustaka
Rantai Hasrat

Rantai Hasrat

Seorang pria berkulit sawo matang, bermata tajam, bibir tipis dan berbadan tegap tinggi semampai melewati sekumpulan wanita. Mereka terkagum-kagum melihat pria itu. "Cih! Dimana sih itu anak?" tanya Harsyat dalam hati sambil mengutak-atik ponselnya dan menghubungi seseorang. "Tut ... tut ... Hallo!" "Eh loe dimana sih? Gue udah nyampe nih!" kata Harsyat sambil menyandarkan badannya di dinding. "Otw!" jawabnya singkat.
5.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai getaran
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Bora “Apa ini?” Tanya Aarav “Buka saja.” Ujar Bora. Lalu Aarav mengambil Kotak pemberian Bora, kemudian ia langsung membuka Kotak tersebut. Disana Sebuah Gelang home made dengan bertuliskan A dan B Terbalik. “Ini.” Ujar Aarav, lalu Bora mengambil salah satu Gelang tersebut dan ia memasangkannya ke Tangan Aarav “Ini adalah Jimat untukmu, supaya kau bisa jauh lebih percaya diri saat kau berdiri sendiri di atas pangung nanti.” Ujar Bora
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai getaran
Baca
+Pustaka
Utari

Utari

Dia melihat Utari yang sedang mengepel. "Maaf nyonya, tadi aku tergelincir.." ucap Utari beralasan. "Hhhhmm, apa kau mendengar ucapanku tadi di telepon?" tanya Bibi Rita agak panik. "Tidak nyonya..." jawab Utari. "Apa kau tidak bohong?" tanya Bibi Rita lagi. "Tidak nyonya.." jawab Utari meyakinkan. "Hhhhmmmm Pergilah sana !" titahnya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai getaran
Baca
+Pustaka
Jerat Pemikat

Jerat Pemikat

Macet dan panasnya hari ini membuatku kegerahan, kuputar musik yang ada di mobil ini. “Matilah kau ….” “Matilah …” Radio mendadak mengeluarkan bunyi aneh. Aku pun menggetoknya cukup keras agar sinyal radio mobil bisa nyangkut di satelit yang sebenarnya. “Matilah kau …” “Matilah…”
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai getaran
Baca
+Pustaka
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Happy Reading ***** Suara azan subuh sebagai penanda jika aktifitasnya akan segera dimulai. Yanti hendak turun dari ranjang, meskipun sang suami masih bergelung di balik selimut. Setiap hari aktifitas perempuan dengan dua anak itu, hanya berkutat pada pekerjaan rumah tangga. Dimulai dari matahari yang belum menyapa sang kekasih, bumi, hingga nanti menjelang perpindahan waktu.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai getaran
Baca
+Pustaka
Di Bawah Selimut Tetangga

Di Bawah Selimut Tetangga

Sagara memberikan semangat dengan suara yang berat. Pria itu semakin mempercepat ritme tangannya sendiri, terangsang hebat melihat bagaimana Aruna mulai terhanyut dalam permainannya sendiri. Aruna mulai mempercepat gerakannya. Dua jarinya kini mulai menjelajah lebih dalam, mencari titik yang bisa membuatnya melayang. Setiap kali ia menyentuh titik itu, tubuhnya tersentak dan desahan-desahan kecil terus mengalir dari bibirnya yang bengkak.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai getaran
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Janggut tipis tumbuh di wajahnya. Vincent duduk di tangga batu di depan pintu sambil meminum wiski seteguk demi seteguk. Sorot tatapannya tampak kosong. Dia jatuh bebas dari puncak kekuasaan ke dalam jurang. "Putra Telantar Keluarga Gredi", "Hak Suksesi Dunia Bawah Tanah Jatuh ke Tangan yang Salah", "Si Pangeran yang Terpuruk Menangis di Jalanan".
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai getaran
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

bisik Luna, kengerian membuat suaranya menjadi serak dan tipis. Getaran pertama datang bukan dari tanah, melainkan dari udara. Sebuah frekuensi rendah yang berdengung, seperti senar bas raksasa yang dipetik di perut bumi. Lalu tanah di bawah kaki Adrian bergetar hebat. Lampu merah pada sensor yang tadinya mati, kini menyala kembali dengan warna merah darah yang solid dan mengancam.
899 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai getaran
Baca
+Pustaka
Cinta Di Ujung Botol

Cinta Di Ujung Botol

bisik Sera pelan. “Bagus. Artinya mereka takut,” balas Zaria sambil mengangkat senjatanya. CLIKK—KRRRT. Jeno tiba-tiba berhenti. “Ada getaran kecil di lantai. Ini bukan ranjau biasa… seperti sistem tekanan dinamis.”
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai getaran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status