Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
GRAY LOVE

GRAY LOVE

Wkwkwk Mira: Oke gue bubarin Mira left group Karina left group Syara tak sanggup mengatakan apa pun. Lidahnya mendadak kelu. Ia teringat sesuatu. Benarkah yang Rendi katakan? Ini memang bukan pertemanan yang sehat. Ini pertemanan palsu. Toxic.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as GL
Read
+Library
GREESA

GREESA

seru Deva. *** "Kantin yuk!" ajak Ara. "Bentar," ucap Greesa sembari mengambil ponselnya di tas. "Yah batrenya abis," rengek Greesa sambil berusaha menghidupkan ponselnya. Ara menyodorkan powerbank. "Nih pake lo nggak bawa charge kan." Greesa meraih powerbank di tangan Ara, memasukan kabel USB dan menekan tombol power pada ponselnya lalu memasukan ponsel beserta powerbank tersebut ke tas miliknya.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as GL
Read
+Library
G.A.L.E

G.A.L.E

tanyanya pada Ben. “Tidak ada.” Ben menggeleng lemah. “Kita berdua akan menanggung malu bersama,” lanjutnya sembari mengedipkan mata. Gale pura-pura bergidik ngeri melihat Ben. “Kalimatmu ambigu sekali!” Ben justru kembali tertawa. Gantian merasa senang karena berhasil menggoda Gale.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as GL
Read
+Library
Castle

Castle

Aku berdeham. "Ah baiklah, terima kasih atas minumannya." Aku mulai meneguk air yang berada didalam gelas. Hanya air putih biasa, bukan bir ataupun yang lain. Aku memandangi isi gelasnya. Warna air ini mengikuti bagaimana warna gelasnya. Gelasnya terbuat dari kayu. Aku mengira dia akan memberikanku semacam bir. "Air putih lebih sehat. Cuaca panas seperti ini lebih baik kau minum air putih daripada bir. Bukannya aku pelit, hanya saja untuk kesehatanmu."
104.2K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as GL
Read
+Library
Rotate

Rotate

“Hahaha… kau sakit ya?, sepertinya kau tertular penyakitku” Tawa Six benar benar terdengar seperti sedang mengejekku. Aku mendengus sebal, “Berhenti tertawa! Aku bersungguh sungguh, apa kau seorang vampir?”. “Hei, kau lihat ini?” katanya sambil menunjukkan tato di tanganya. “Mana ada vampir yang mendapat tato dengan angka nol di dalamnya? Dan lagi dengan rambut hitam dan mata coklat seperti ini, kau masih bisa mengiraku sebagai vampir? Hahaha… leluconmu sangat lucu Three” kata Six, untungnya saat ini tanganya sedang terluka, jika tidak, sedari tadi ia sudah menepuk tepuk pundakku dan mengejekku sejadi jadinya.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as GL
Read
+Library
Fake

Fake

tambah Kevin heboh, salah satu tukang kompor di geng mereka. “Mau taruhan? Kalau dia main sama gue malam ini, kalian bayar satu juta perorang. Kalau gue kalah, malam ini gue yang traktir gimana?” usul Ali tiba-tiba, mereka tampak antusias setuju dengan gagasan itu. Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as GL
Read
+Library
PROLOG

PROLOG

Tolong jangan sampai buat aku baper pak batinku. Yogyakarta, 2 Agustus 2021
104.2K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as GL
Read
+Library
Reality Reloaded

Reality Reloaded

Dengung berfrekuensi tinggi yang keluar dari kristal oktagon System Core merambat turun menembus lantai kaca prisma, memicu getaran mikro yang membakar ujung jemari kaki tim Aldo. Di sekeliling kubah raksasa tanpa pilar itu, dinding kaca antipeluru yang menghadap ke langit malam Arkavia mulai membiaskan gelombang anomali berulang-ulang, seolah-olah cakrawala kota di luar sedang dirender ulang oleh kartu grafis yang dipaksa bekerja melampaui batas toleransinya.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as GL
Read
+Library
HEAVY

HEAVY

Renata diam sambil menatap wajah Tara, berusaha membaca pikiran pria itu dari sorot matanya. "Drunk." Tara menyeringai, lalu menyodorkan gelas minumannya yang penuh terisi anggur. "Oh, oke one shoot please." Renata meraih gelas itu dari tangan Tara, kemudian menegak habis minuman dalam gelas itu. "Puas?" ujar Renata sambil meletakan gelas di atas meja dengan sedikit tekanan. "Oh, santai. Kau bisa memecahkan gelasnya." ujar Tara dengan nada mengejeknya.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as GL
Read
+Library
GAYATRI

GAYATRI

sahut Bu Tini dengan memberi penekanan di kalimat akhir membuatsang empunya nama merona. Gayatri keluar dengan menunduk. Semuamata memandang Gayatri takjub. Kali ini, ia memakai gamis hijau emerald dengar bordir keemasan berpadujilbab pashmina senada. Sungguh membuat Gayatri terlihat sangat cantik,walaupun tanpa make up yang berlebihan. "Ehem, belum sah!" celetukFariz yang mendapati Ustaz Haikal terpesona.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 122 Times as GL
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status