Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SEQUOIA

SEQUOIA

Syukur-syukur akhir-akhir ini hilang kontak, eh sekarang malah dipertemukan kembali. "Malam, Joi." Tangan yang hendak menggapai sereal cokelat itu langsung terdiam. Detik kemudian ia mengambil dan memasukkan ke keranjang, lalu mendorongnya seperti biasa. Tidak menghiraukan sapaan tadi tentunya. "Selain ngegambar, lo juga hobi ngeghosting?" Dia mengekor. Decakan halus keluar dari bibir Joita. Ia berkata pelan, "Enyah lo." Kaki dan tangannya terus bergerak sesuai kebutuhan yang diperlukan, walaupun hatinya tidak.
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai GL
Baca
+Pustaka
MATE

MATE

Pria itu masih terlihat tegak berdiri, tanpa luka yang berarti di anggota tubuhnya. “Hei, bagaiamana jika kita bermain? Siapapun yang menang akan mendapatkan Lunamu. Permainan yang menarik bukan?” Bisa ku dengar geraman marah dari Dave yang disambut tawa Eros yang menggelegar. Tawa Eros berhenti seketika saat rahangnya terlihat mengeras. Mata hitamnya menatap tajam ke arahku untuk sesaat dan dalam sekali hentakan tubuh kekar Eros berubah menjadi seekor serigala hitam yang langsung menerjang tubuh Dave tanpa aba-aba.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 359 kali sebagai GL
Baca
+Pustaka
GRAY LOVE

GRAY LOVE

Wkwkwk Mira: Oke gue bubarin Mira left group Karina left group Syara tak sanggup mengatakan apa pun. Lidahnya mendadak kelu. Ia teringat sesuatu. Benarkah yang Rendi katakan? Ini memang bukan pertemanan yang sehat. Ini pertemanan palsu. Toxic.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai GL
Baca
+Pustaka
GREESA

GREESA

Mitha Widyaguegaj
seru Deva. *** "Kantin yuk!" ajak Ara. "Bentar," ucap Greesa sembari mengambil ponselnya di tas. "Yah batrenya abis," rengek Greesa sambil berusaha menghidupkan ponselnya. Ara menyodorkan powerbank. "Nih pake lo nggak bawa charge kan." Greesa meraih powerbank di tangan Ara, memasukan kabel USB dan menekan tombol power pada ponselnya lalu memasukan ponsel beserta powerbank tersebut ke tas miliknya.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai GL
Baca
+Pustaka
G.A.L.E

G.A.L.E

tanyanya pada Ben. “Tidak ada.” Ben menggeleng lemah. “Kita berdua akan menanggung malu bersama,” lanjutnya sembari mengedipkan mata. Gale pura-pura bergidik ngeri melihat Ben. “Kalimatmu ambigu sekali!” Ben justru kembali tertawa. Gantian merasa senang karena berhasil menggoda Gale.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai GL
Baca
+Pustaka
Castle

Castle

Aku berdeham. "Ah baiklah, terima kasih atas minumannya." Aku mulai meneguk air yang berada didalam gelas. Hanya air putih biasa, bukan bir ataupun yang lain. Aku memandangi isi gelasnya. Warna air ini mengikuti bagaimana warna gelasnya. Gelasnya terbuat dari kayu. Aku mengira dia akan memberikanku semacam bir. "Air putih lebih sehat. Cuaca panas seperti ini lebih baik kau minum air putih daripada bir. Bukannya aku pelit, hanya saja untuk kesehatanmu."
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai GL
Baca
+Pustaka
Rotate

Rotate

Langit yang mulai menunjukkan cahayanya membuat anjing besar itu mudah terlihat, Kerberos dengan bulu sehitam malam membuat mereka susah terlihat di malam hari. Melihat mereka yang mulai bersemangat, dengan cepat aku melemparkan tubuh Four ke hadapan mereka. Krak… suara tubuh yang terkoyak terdengar bersamaan denganku yang mulai menutup pintu besi penghubung lapangan tempat Kerberos tinggal dan juga ruang dalam The Strary. Aku menepukkan tanganku, merapikan sisa kain yang masih tergeletak dengan asal di atas lantai.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai GL
Baca
+Pustaka
Fake

Fake

tambah Kevin heboh, salah satu tukang kompor di geng mereka. “Mau taruhan? Kalau dia main sama gue malam ini, kalian bayar satu juta perorang. Kalau gue kalah, malam ini gue yang traktir gimana?” usul Ali tiba-tiba, mereka tampak antusias setuju dengan gagasan itu. Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai GL
Baca
+Pustaka
PROLOG

PROLOG

Tolong jangan sampai buat aku baper pak batinku. Yogyakarta, 2 Agustus 2021
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai GL
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status