Invers Ceria, ya Cerai
Kamu membuatku makin jijay, anjay!
Ku paksakan diriku tersenyum jumawa, tapi sulit pemirsa.
"Aku tidak tau Jo, bagian mana dari kalimat mu yang lucu? Tapi aku cuma ingin tertawa sekarang ini." Aku benar-benar tertawa, tak peduli tawaku jelek karena yang kulakukan bukan tawa sebab humor.
"Bagaimana om-om macam kamu tiba-tiba menggoda anak kecil ini, dadaku masih rata loh, Jo" saat menyebut dada aku melirik dadaku sendiri yang diikuti gerakan mata Jojo juga.