Aku Istri yang Tidak Dianggap
Hari sabtu kan pernikahan mas Damar dan mbak Adel.
“Maaf,Dok, sabtu besok maksudnya?” tanyaku untuk memastikan.
“Bukan, sabtu satunya lagi, sabtu depan, kan besok sabtu, nah sabtu satunya lagi, kenapa? Sudah ada acara kamu, Saf?”
“O-oh, belum kok, Dok, saya bisa,” kataku seraya menghembuskan nafas lega.