Istri Bisu yang Kau Buang Ternyata Sultan
Dan bagi Daniel Benjamin, hanya perlu satu suara saja sudah mampu membangunkannya.
Tengkuk ditarik dan ciuman diperdalam, Daniel sangat senang merasakan euforia yang sudah lama tidak didapatkannya, seperti anak kecil yang kembali menemukan mainan favoritnya. Tapi saat bibirnya mulai turun ke daerah lain, Diva menghentikan gerakannya dan menarik diri tanpa aba-aba. Meninggalkan Daniel dengan kekosongan yang menggulana. Hatinya berdegup kencang, bingung dengan tiba-tiba berakhirnya momen ini. Dalam tatapan mata Diva, ia melihat keteguhan saat mengatakan.
'Cukup sampai di sini. Selamat tinggal, Daniel Benjamin.'