My Villain Gentleman
Sementara Gavriel terkekeh, sudah menebak.
Mata Liora mengedar pada sebuah ruangan luas yang terisi deretan etalase, gantungan baju, dan maneken-maneken fashion, serta sederet berbagai macam merek perawatan tubuh dan parfum. Ini bahkan tak pantas disebut ruangan, ini adalah mall.
“Aku tak bisa bebas pergi, jadi aku membawa mereka semua kemari,” jawab Starley puas seraya berkacek pinggang.