Rujak Pedas di Muka Istriku
Nendiatolong jangan manjakan akumama aku ingin pulangaku hanya ingin ketenanganlirik seperti rusa yang haus
Menerima segelas bubur kacang hijau.
“Kamu sehat, Ana?” Radit bertanya. Ana kembali terlihat
seperti seorang gadis.
“Alhamdulillah, Mas. Mas Radit masih lama di sininya? Ana
buat kacang hijau, tunggu ya.”
“Tidak perlu, Ana.”
“Tunggu.”
Ana buru-buru menyelesaikan pekerjaannya, lalu kembali ke
hadapan Radit dengan semangkuk kacang hijau.