Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)
"Setiap orang punya kelemahan, tak terkecuali dalam menjalin hubungan. Jika anti bersedia, mari kita sama-sama saling membuka diri, memahami, menguatkan dan bersabar. Ana percaya, selama kita sama-sama memiliki elemen-elemen itu, suatu saat akan memberikan sesuatu yang indah. Anti ingat surah Al-ankabut ayat 69?"
Salwa mengangguk. "Tapi … mengapa antum bersikeras dengan ana? Bukankah mudah bagi antum, maaf, terutama antum seorang ustadz, asal mau, banyak santriwati yang siap jadi istri antum."
Hasan terkekeh. Terlebih dahulu ia meneguk minumannya.
Salwa memerhatikan air putih yang diminum Hasan. Disebabkan peringatan Silmi, ia jadi mencermati tindakan Hasan sekecil apapun.