Istri Alim untuk CEO Anti-Wanita
tangis Salma.
"Sayang, kamu tahu antonim, kan? Ada hidup ada mati, ada baik ada buruk. Kita do'akan saja untuk mereka, kita bantu juga mereka-mereka yang bisa kita jangkau, sini peluk," ucap Fariz menadahkan tangannya.
Salma merebahkan tubuhnya ke dada Fariz dan didekap olehnya. Sandaran hangatnya, ia sangat tidak mau kehilangan. Salma sangat mencintai Fariz, tetapi, ia juga harus lebih mencintai yang menciptakan cinta.