BUNGA ABADI
jawabku berusaha mengelak.
"Ohh gitu, jantungmu ini hati - hati nanti copot, dari tadi berdetak kencang terus!" ucapnya sambil menyentuh dadaku.
"Pak jangan!" sahutku sambil memegang tangannya.
"Apa? " tanyanya berpura - pura tidak tahu.
"Jangan pegang itu!" ucapku memohon.
"Aahhh.. ini maaf aku sengaja, aahhh.. ini bukan mendesah, ini bentuk expresi dari sengaja karena yang seharusnya mendesah itu kamu!" bisik Lingga di telingaku.