Senja yang Ternoda
Anggita malah mempererat pelukannya.
"Aku mau nglepasin, kalau kamu mau janji, untuk menemaniku malam ini," imbuh Anggita.
"Maksud kamu, apa? jangan macam-macam Anggita, aku nggak suka,", jawab Nanta, sambil terus saja berusaha melepaskan pelukan itu.
Akhirnya Anggita menyerah, ia melepaakan pelukannya.
"Aku hanya ingin ngobrol sama kamu, Nanta. Dari dulu kamu selalu nyuekin aku, apa salahku?"
Hot Chapters