Friend with Benefit (Bahasa Indonesia)
Jika saja aku tidak sedang patah hati, mungkin aku sudah berusaha meniduri salah satunya.
Aku menuju ke arah bar. Dimana aku bertemu dian Andy, si bartender yang biasanya menyuguhkan minuman untukku.
“Kayak biasa Ndy..” Aku memesan minuman yang biasa kuminum pada Andy. Andy hanya mengangguk kemudian menyiapkan minuman pesananku.
“Rame banget malam ini.”
“Ya, Mas, kan ada yang ulang tahun Mas.” sahut Andy.