SESERAHAN YANG DIMINTA KEMBALI
ujarnya dengan angkuh.
"Aku sudah mengembalikannya," ujarku dengan santai, membuat kedua matanya terbelalak.
"Sudah mengembalikannya, kenapa hanya ada perlengkapan sholat dan mandi? Mana seserahan yang lainnya? Cepat berikan kepadaku, akulah yang berhak mendapatkannya,"
"Aku sudah katakan kepadamu, jika aku sudah mengembalikannya,"
"Tapi kenapa sedikit, mana perhiasan emas dan uang tunai sebesar dua puluh lima jutanya?" pekiknya seraya mengulurkan tangannya.