Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjerat Hasrat Dunia Gelap

Terjerat Hasrat Dunia Gelap

Suasana sel tiba-tiba menegang, hawa panas pengap berganti dingin yang menusuk tulang, seolah udara ikut tertahan menunggu apa yang akan terjadi. Kemudian, yang bertubuh paling kecil melangkah maju. Ia berhenti tepat di depan Marco, menatapnya tanpa gentar walau kalah dalam ukuran postur tubuh. "Keluar dari imajinasimu," katanya datar tanpa intonasi. "Kau itu sudah berada di tempat paling hina. Jangan menyebut kaummu sampah. Karena di sinilah kau berada. Dan kau bukan siapa-siapa!"
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 132 Beses bilang hati kecil kaum jalanan
Read
+Library
Sekretaris Ceroboh Kesayangan Tuan Perfeksionis

Sekretaris Ceroboh Kesayangan Tuan Perfeksionis

Papan nama tua yang tergantung di gerbang besi terbaca samar: “Villa Cempaka.” Ia kecil. Rambutnya dikepang dua. Pakaian lusuh dan kakinya telanjang di tanah basah. Ada suara anak laki-laki berteriak dan tiba-tiba rasa sakit menghantam pipinya. Harika kecil jatuh ke tanah. Seorang anak laki-laki, mungkin dua atau tiga tahun lebih tua darinya menatapnya dengan mata membara. Ia berteriak, penuh amarah, dan memukul lagi.
5.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 157 Beses bilang hati kecil kaum jalanan
Read
+Library
Ujang Hoki Sang Penakluk Gadis dan Janda Kembang Desa

Ujang Hoki Sang Penakluk Gadis dan Janda Kembang Desa

Rezeki datang silih berganti. Orang-orang yang sebelumnya tak mengenalnya mulai berdatangan. Bahkan beberapa tokoh penting kini seolah memiliki kepentingan terhadap dirinya. Ujang mengembuskan napas pelan. “Semoga aku tidak salah langkah,” gumamnya dalam hati. “Hidup Ujang!” Teriakan salah seorang warga membuyarkan lamunannya. “Hidup!” Sorakan itu langsung disambut warga lainnya.
1015.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 574 Beses bilang hati kecil kaum jalanan
Read
+Library
Anak Haram yang Dibenci Ayahku

Anak Haram yang Dibenci Ayahku

Suara langkah kaki itu tidak terdengar seperti lari yang tergesa-gesa, melainkan sebuah ritme yang konstan, berat, dan mengerikan karena keseragamannya. Dari balik jendela rumah susun yang retak, Javier mengintip ke bawah. Jantungnya seakan berhenti berdetak. Ratusan warga Sektor Luar—para buruh pelabuhan, pedagang kaki lima, hingga tunawisma yang biasanya meringkuk kedinginan—kini berdiri di bawah sana.
10782 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 29 Beses bilang hati kecil kaum jalanan
Read
+Library
Jalan Bahagia

Jalan Bahagia

Kataku mengeluarkan semua uneg-uneg yang telah kutahan selama 23 tahun ini. Sedari kecil aku ingin sekali membuat eyang sadar, sedari kecil aku sangat ingin membuat eyang paham bahwasanya harta bukanlah jaminan seseorang bahagia. Harta bukanlah jaminan seseorang dapat terlihat terhormat. Bukankah di dunia ada begitu banyak manusia tak berdasi yang rela dan tega menjual kehormatan mereka demi ditukar dengan secuil berlian yang bahkan tak dapat mencukupi dahaga kesombongan mereka?
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang hati kecil kaum jalanan
Read
+Library
Kebahagiaan Kecilku

Kebahagiaan Kecilku

Wajah mereka hanya berjarak beberapa senti. “Maaf,” ucap Kendrick cepat, menarik tangannya. “Kamu masuklah.” Nayara mengangguk, jantungnya berdegup kencang. Ia melangkah mundur, lalu berhenti. “Tuan… hati-hati di jalan.” Kendrick menatapnya, lalu mengangguk. “Selamat malam, Nayara.” “Selamat malam.”
104.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 152 Beses bilang hati kecil kaum jalanan
Read
+Library
TERLATIH PATAH HATI

TERLATIH PATAH HATI

Karena sebelum adanya hukuman, Islam sudah membuat rambu-rambu kuat untuk mengantisipasi banyaknya orang kehilangan tangan. Seseorang yang tidur kekenyangan, sedangkan tetangganya dalam keadaan lapar. Tidak diakui beriman oleh Nabi. Itu tak sepele, berbagi adalah kuncinya. Dengan berbagi, memberi perhatian pada sekeliling, kemiskinan bisa diminimalisir. Berbagi bahkan harus bagian yang dicinta, bukan asal memberi.
9.94.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 138 Beses bilang hati kecil kaum jalanan
Read
+Library
Wanita Berhati Baja

Wanita Berhati Baja

Bibir terasa berat sekedar menjawab, tidak! Meski kata-katanya terasa pedas, tetapi tak membuatku sakit hati. Melainkan merasa bersalah, karena menyadari betapa fakir diri ini dengan ilmu. Strata sosial kami berbeda. Sebagai anak yatim piatu yang hidup di jalanan, dipungut seorang kaya raya untuk dijadikan menantu adalah anugerah Sang Kuasa. Bagai kisah Cinderella. Bagaimana aku bisa merasa sakit hati meski berkali-kali dilukai? Aku hanya bisa bertahan. Tak sanggup melawan.
1030.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 801 Beses bilang hati kecil kaum jalanan
Read
+Library
Hotel Bekas Pembunuhan

Hotel Bekas Pembunuhan

Bang Kopral bilang juga, nantinya kalau kami menemukan atau melihat sesuatu, akan dijadikan bahan artikel tulisannya. "Boleh aja, silakan, tapi harus hati-hati, sudah sering kali ada orang yang kesurupan, apa lagi di daerah jalan potong, harus ekstra hati-hati." Begitu kata Pak Rt. Jalan potong? Daerah apa itu? Jadi, ada satu wilayah yang warga sekitar menyebutnya jalan potong. Kenapa begitu? Karena wilayah itu memang jadi jalan potong kalau mau menuju jalan besar, keramaian.
8.314.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 378 Beses bilang hati kecil kaum jalanan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status