Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Adikku Memuja Rahimku

Suami Adikku Memuja Rahimku

ucap para saksi hampir bersamaan. Tepuk tangan meledak. Kalimat alhamdulillah bersahutan. Wajah-wajah lega dan bahagia bermunculan di sekelilingku. Aku ikut bertepuk tangan pelan, seperlunya. Di dadaku, ada sesuatu yang runtuh tanpa suara.
10575 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai hati tepuk tangan
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 1

Ksatria Pengembara Season 1

Tepukan yang bukan sembarang tepukan, tepukan yang mengandung tuah petir yang disebut ‘Tepuk Guntur’. “Plakkkk.! duar.duar..duar.duarr.duarr.”. kembali tepukan tangan Bintang terdengar keras membahana, batu-batu yang tadinya hancur berkeping-keping kini pupus menjadi debu yang berterbangan. Sekali lagi semua orang yang ada ditempat itu berdecak kagum melihat kesaktian yang Bintang pergunakan, Dewa Gunung sendiri semakin menggeram penuh kemarahan.
9.9399.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.0K kali sebagai hati tepuk tangan
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Gadis Bodoh Untuk Tuan Muda Cacat

Gadis Bodoh Untuk Tuan Muda Cacat

Tepukan tangan halus Ang mendarat di ubun-ubun Yuri, membuat Yuri membuka matanya. "Besar dulu. Baru aku akan memberimu kesempatan itu." 'Aaaaa...!!' Hancur sudah hati Yuri. Masih dalam keadaan terdiam seribu bahasa. "Kamu berharap aku mencium kamu? Baiklah!" Cup! Mendarat di pucuk kepala Yuri, sambil terus menepuk-nepuk kepala Yuri. "Hentikan! Jangan terus menepuk kepalaku!! Aku bukan bocah! Aaa...." Yuri kesal, berlari masuk meninggalkan Ang tanpa menoleh lagi.
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 385 kali sebagai hati tepuk tangan
Baca
+Pustaka
SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

“Yuhuuu!! Mana tepuk tangannya!” “Huuuu….” Prok prok prok [Tepuk tangan meriah] “Mari kita mulai acara yang luar biasa ini.” “Huuu!!” Teriak orang-orang yang menikmati acara sambil berjoget-joget. Dus tak dus dus tak tak [Music dari DJ] “Let's all celebrate this grand opening of a new beginning tonight! (Mari kita rayakan upacara pembukaan untuk awal yang baru, pada siang hari ini!)” Lanjut DJ saat akan memeriahkan acara pembukaan.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai hati tepuk tangan
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona CEO Kesepian

Terjerat Pesona CEO Kesepian

Tepuk tangan. Pelan, tapi tegas. Berulang-ulang. “Clap… clap… clap…” Semua orang serentak menoleh. Para wartawan menghentikan pertanyaan mereka, Stela mematung, sementara Danil mendadak pucat pasi. Suara tepukan itu semakin jelas, penuh wibawa, seakan sengaja mengumumkan kehadiran seseorang. Danil merasakan bulu kuduknya meremang, jantungnya berdetak tidak karuan.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai hati tepuk tangan
Baca
+Pustaka
Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Tepuk Tangan Ketika presentasi selesai, hening itu pecah menjadi tepuk tangan panjang. Beberapa juri berdiskusi dengan wajah terkesan. Liora menunduk sedikit, mencoba menyembunyikan air mata yang hampir jatuh. Tim mereka turun dari panggung dengan wajah lega. Nia langsung menangis, Adi memeluk semua orang, dan Mikael… Mikael menatap Liora, tersenyum lebar.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai hati tepuk tangan
Baca
+Pustaka
Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

perintah Tora, setiap suku kata diucapkan dengan penekanan yang mematikan. Lestari bangkit dengan kikuk, kakinya terasa seperti jely. Ia masih memegangi foto itu, tidak tahu harus berbuat apa. “Berikan padaku.” Tangannya terulur, telapaknya terbuka. Bukan permintaan, melainkan titah.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai hati tepuk tangan
Baca
+Pustaka
Tarif Cinta Sang Pria Perkasa

Tarif Cinta Sang Pria Perkasa

Gema tembakan masih menggantung di antara patung-patung santo, tapi sekarang diganti bunyi yang lebih manusiawi, tepuk tangan dari para kru. Suara tepuk tangan dari orang-orang yang terlibat dalam pembuatan film bergemuruh. Ini bukan tepuk tangan basa-basi melainkan tepuk tangan orang-orang yang tahu persis mereka baru saja menyaksikan sesuatu yang sempurna dan tidak perlu diulang. "Print! Kita dapat!" Sutradara melepas headset, berjalan dari balik tenda dengan langkah orang yang baru menang lotre. Wajahnya merah bukan karena dingin, tapi karena puas.
10910 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai hati tepuk tangan
Baca
+Pustaka
Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Hatinya Memohon, Tangannya Merusak

Telapak tangannya sedingin es dan genggamannya begitu kuat hingga nyaris meninggalkan memar. 'Vivian, apa kamu benar-benar marah? Aku salah. Aku nggak seharusnya membiarkan Eva duduk di sana. Tolong lihat aku. Jangan tinggalkan aku. Kalau kamu pergi, aku nggak tahu harus gimana.' Hatiku bergetar. Selama sepuluh tahun, setiap kali hatinya berteriak seperti itu, aku selalu lupa bahwa aku juga sedang terluka. Lalu, mulutnya menarikku kembali ke kenyataan.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai hati tepuk tangan
Baca
+Pustaka
Ketika Kamu Mengetuk Hatiku

Ketika Kamu Mengetuk Hatiku

“ pagi kesayangan tante. “ Kecup mesra selalu miray berikan kepada eyda. “ apa kau gugup sayang? “ Tanya miray sambil membuat secawan teh jasmine untuk nya. “ sedikit saja tante gugup nya , jangan terlalu banyak. “ Jawab eyda yang membuat miray terkekeh saat mendengar jawaban eyda. “ kenapa tante tertawa? “ Pandangan eyda merasa aneh ketika melihat miray tertawa. “ tante hanya merasa aneh saja sama jawaban kamu sayang , sudah sana berangkat. Jangan sampai terlambat di hari pertama. “ Ucap miray yang masih menahan tawanya. “ baiklah tante sayang. Aku berangkat dulu ya , bye. “ Tak lupa eyda mencium pipi kanan dan kiri miray sebelum berangkat bekerja. Dengan penuh semangat eyda melangkahkan ka
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai hati tepuk tangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status