Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERLATIH PATAH HATI

TERLATIH PATAH HATI

Gadis menjulang menempelkan HP di dadanya sebentar, menenangkan diri. Apa sungguh dia? Baguslah, jika ia meminta ganti rugi dengan begitu aku bisa menyusutkan sedikit kekagumanku padanya. Itu akan bagus untuk kesehatan jantung dan hatiku. Karla bermonolog. Eh, tapi bagaimana jika ini orang salah sambung? Atau orang jahat yang berniat menghipnotis seperti di berita-berita? Apa yang berkeliaran di kepala Kiara terhenti mendengar suara dari dalam HP. "Benar dengan Nona Karla? Hallo?"
9.94.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai hati terlatih lirik
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Orang Ketiga

Aku Bukan Orang Ketiga

kemenanganmu Kau ajarkan aku bahagia Kau ajarkan aku derita Kau tunjukkan aku bahagia Kau tunjukkan aku derita Kau berikan aku bahagia (Aku Pulang -Sheila On Seven) Galih melirikku. “Kamu sadar nggak?” “Apa?” “ Dari tadi menjiwai banget nyanyi nya.” Aku terkekeh. “Jangan bikin aku nangis.” “Kamu yang pilih lagunya?” “Bukan, kamu yang nyetel.”
10675 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai hati terlatih lirik
Baca
+Pustaka
Haters

Haters

Tentu saja Yuki mengoceh, usianya baru sembilan bulan, sedangkan Hikari sudah berusia 4 tahun. "Kapan main ke Jakarta?" Tanya gue dan reaksi kak Hana hanya tertawa sedangkan Hikari membalas pertanyaan gue dengan bahasa Jepang, tentu aja gue gak paham. Hikari bisa mengerti jika orang-orang berbicara bahasa Indonesia, tetapi dia tidak bisa membalas ucapan dengan bahasa Indonesia. "Tunggu sampai tabungannya cukup ya Thami. Kata Hikari semoga bisa secepatnya."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai hati terlatih lirik
Baca
+Pustaka
Bersinar Usai Bercerai

Bersinar Usai Bercerai

ucap suara hatinya. ==================
1022.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 859 kali sebagai hati terlatih lirik
Baca
+Pustaka
Wanita Pilihan Sang Pewaris

Wanita Pilihan Sang Pewaris

I'm so in love with you Aku sangat mencintai mu And I hope you know Dan aku berharap kamu tahu Darling, your love is more than worth its weight in gold Sayang, cintamu lebih berharga daripada emas We've come so far, my dear Kita sudah sejauh ini, sayangku Look how we've grown Lihatlah bagaimana kita bersama And I wanna stay with you until we're grey and old Dan aku ingin bertahan dengan mu sampai kita beruban dan menua Vanya terus menangis hingga, lirik reff lagu di bagian akhir sudah cukup untuk membuat dirinya menyadari pesan yang ingin disampaikan Vicky kepadanya. I'm gonna love you 'til Aku akan mencintaimu sampai My lungs give out paru-paruku berhenti bekerja I promise 'til death we par
1025.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 946 kali sebagai hati terlatih lirik
Baca
+Pustaka
Luka Hati Larissa

Luka Hati Larissa

Mengundang tawa Larissa yang merasa geli menyaksikan pria itu yang terlihat salah tingkah. "Kamu makin cantik kalau sedang tertawa seperti ini." Larissa refleks menghentikan tawanya. Ia merasa gugup saat Regan kembali menatapnya dengan intens. "Bahagiakan dirimu, Larissa. Jangan menggenggam sesuatu yang hanya akan menyakiti hatimu terus-menerus." Larissa jelas paham maksud ucapan Regan. Kata-kata pria di depannya sama dengan apa yang diucapkan mamanya kemarin.
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai hati terlatih lirik
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Jefri Saad
7 karya Thor sudah saya baca, best deh buat thor, cerita pake hati, Maa Syaa Allah. berharap ada satu kisah thor yg mempertemukan antara Pemeran Cerita di karya² nya, Arjuna Larissa, Ibra Farhana, Adam Hanin, Attar Nada semua ngumpul dalam satu novel indah . . gk kebayang serunya thor. .
Meilia
ini cerbung karya author pertama yg q baca, suka banged , fokus sama 2 karakter utama , alurnya sat set gak bertele tele,,, siap siap baca karya2 mu yg berikutnya kak, SMG g kalah greget sama yg ini...smangat yaa...
Baca Semua Ulasan
Hati yang Tak Pernah Siap

Hati yang Tak Pernah Siap

Zea berteriak histeris, makanan panas yang berkuah ditumpahkan ke pakiannya. Seringai terlihat jelas pada wajah Tiara. Wanita itu melangkah maju dan menatap Zea tajam. "Jangan pernah membuat aku hilang kendali, aku bisa mendapatkan apa saja yang aku inginkan, paham!"
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai hati terlatih lirik
Baca
+Pustaka
Ibu Tiri yang Buta Hati

Ibu Tiri yang Buta Hati

Rasa sakitnya begitu hebat sehingga kesadaran Sandra semakin jernih dan jeritannya semakin keras. Tapi itu baru permulaan. "Kamu harus menanggung seribu kali lipat rasa sakit yang diderita Kiara." Lilin panas dituangkan ke kepalanya. Teriakan Sandra hanya mampu bertahan setengah jalan. Dia menggigil keras, lalu berhenti bergerak. Ayah tersenyum puas dan berganti menatap Liliana. Liliana sedang menatap Sandra dengan mata terbuka lebar dan mulut menganga penuh kengerian.
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai hati terlatih lirik
Baca
+Pustaka
Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

Hati Suamiku, Milik Pujaan Hatinya

Satu-satunya cara untuk menariknya kembali ke kenyataan adalah dengan menyanyikan lagu ini, yang ditemukan secara tidak sengaja ketika Jelita menyanyikannya untuk Val saat dia mengalami serangan paniknya. Namun, pertanyaannya ... bagaimana Diego bisa tahu? Val menutup matanya rapat-rapat, otaknya yang kekurangan oksigen tidak bisa berpikir jernih. Jadi dia hanya membenamkan wajahnya ke dada Diego dan fokus pada lirik lagu itu. "Tidurlah, Sayang, janganlah takut. Ibu akan menemani di sepanjang malam ...."
8.1126.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai hati terlatih lirik
Baca
+Pustaka
Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Setelah berterima kasih padanya, aku menghapus air mataku dan bernyanyi bersama penyanyi itu sepanjang lagu berjudul ‘Kembali ke Masa Lalu’. Sepanjang lagu, pikiranku dipenuhi dengan gambaran Martin yang minta berpisah beberapa hari yang lalu. Saat sarapan, Martin menatapku dengan acuh tak acuh. “Ayo kita bercerai.” Tanganku yang sedang mengambil sebutir telur setengah matang terhenti, aku mendongak, menatapnya dengan heran. “Apa katamu?” Aku curiga aku salah dengar.
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai hati terlatih lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status