Sang Penunggu Pengantin
Aku menarik nafas dalam lalu menoleh pada Mamah yang hanya bisa tersenyum, lalu memalingkan wajahnya ke arah para tamu undangan yang sedang mendengarkan MC memberitahu mereka, bahwa kedua mempelai akan meninggalkan pelaminan untuk mengganti baju pengantin, namun ada salah seorang tamu undangan bertanya, “Pengantin wanitanya baik-baik saja kan? Tadi kelihatannya mau pingsan gitu?”
“Tentang hal tadi itu, iya tadi pengantin wanitanya kelelahan dan belum sempat sarapan jadi lemas, kita beri waktu pengantin wanita untuk istirahat dan makan, silahkan para tamu undangan menikmati pesta dengan mencicipi hidangan yang sudah tersedia, sambil menikmati live musik yang akan menghibur kalian semua selagi
Hot Chapters