Heavenly Rift
“Sebelum itu—ketahuilah. Kalau ada kelompok lain datang menyusul, jangan serang dulu. Mereka bagian dari kami. Ciri-cirinya jelas: satu manusia, satu griffin, satu elf, dan seekor kucing besar berotot.”
Haya sempat menoleh, keningnya berkerut menahan tawa. Hana hanya menggigit bibir, tidak berkomentar. Kael menggeram lirih, seolah tahu kalimat itu ditujukan untuk seseorang yang tidak ada di sini.
Sio mengulang cepat, seakan menghafal. “Manusia. Griffin. Elf. Kucing… besar berotot. Baik.”
Hot Chapters