Enigmasif
ujar Hazmi, ia menarik dirinya untuk semakin mendekat pada sang istri kembali.
"Ngelihatin ikan hias, Kak. Lucu-lucu tahu."
"Coba bisa dikasi makan, ya, ikan-ikannya?"
"Memang boleh?"
Bahu Hazmi terangkat. Memberi tanda bahwa ia belum tahu. "Dilihatin aja udah cukup, Ay."
"Kita pelihara ikan, yuk, Kak?"
"Pelihara ikan?" Sontak Hazmi menoleh ke arah Ayesha lagi, setelah ia sedari tadi ikut memerhatikan gerak-gerik ikan hias yang bergerombol.
Bab Populer