Love You Aleea
pintaku yang dibalas anggukan kedua orang yang dimaksud.
Aku maju satu langkah sambil memandangi gadis yang tengah menutupi mulutnya dengan kedua tangan. "Aleea, perempuan cantik bermata sipit yang galak. Terima kasih telah mendampingiku selama ini," tuturku sambil memegangi tangan kirinya dan memasangkan cincin berkilau. "Tetaplah bersamaku, Lea. Mau, kan?" tanyaku yang dibalasnya dengan anggukan dan deraian air mata.
Aku merunduk sedikit untuk mengecup punggung tangannya. Lalu aku menegakkan badan dan mendekapnya erat. "I love you, Aleea," bisikku.
Hot Chapters