Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Zahira (Bukan Inginku Jadi Madu)

Zahira (Bukan Inginku Jadi Madu)

tanya mbak Zahira yang posisinya lebih dekat denganku. Dua tahun berlalu, wanita itu sudah banyak berubah. Bukan hanya semakin terlihat cantik di usia yang semakin matang, tetapi juga semakin menyejukkan pandangan dengan hijab yang terjulur menutupi setiap auratnya. Tanpa menunjukkan apalagi pamer, aku bisa merasakan aura kebahagiaan mereka, kontradiktif denganku yang sedang terpuruk.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as hijabi adventure
Read
+Library
Rahasia Bibi

Rahasia Bibi

Lalu, aku melepas bajunya, memperlihatkan kedua payudaranya yang besar bergoyang di depanku. Ada dua puting merah di atasnya. Aku sudah lama mendambakan ini, dan sekarang ada tepat di depanku. Aku langsung menyambarnya, memasukkannya ke mulutku, dan mulai menghisapnya perlahan. Tubuh Tante gemetar, suaranya menjadi menggoda, dan satu tangannya masih mendorongku menjauh dengan kuat. "Nggak, nggak, ini nggak benar."
18.8K viewsCompletedAdded to Library 489 Times as hijabi adventure
Read
+Library
Gadis Kecil Sang Penyelamat

Gadis Kecil Sang Penyelamat

Anak itu menangis tiba-tiba, lalu digendong ibunya pergi dengan tergesa. Saat mereka duduk di bangku taman dalam mal, Alina menggigit es krimnya, lalu berkata pelan, “Nek... di dekat eskalator tadi, ada orang yang menatapku. Bajunya hitam dan... matanya seperti... bukan manusia.” Nenek Rosa menahan napas sejenak, lalu tersenyum tenang. “Kau lelah, sayang. Mungkin itu cuma petugas keamanan. Bajunya memang hitam-hitam.”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as hijabi adventure
Read
+Library
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

Ketika Khair tiba di rumah, Khaira juga sudah pulang dari kedai. Gadis yang baru belajar berhijab itu sedang duduk di ruang tengah. Hijabnya nampak kusut. Tepiannya sebagian basah. Mata Khaira sembab. Tangannya menggenggam sebuah figura berukuran A4. “Assalamaulaikum,” ucap Khair. “Wa’alaikumsalam,” jawab Khaira sembari tergesa meletakkan figura yang dipegangnya tadi ke meja kecil di sebelah kursi.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 372 Times as hijabi adventure
Show Reviews (85)
Read
+Library
Eneng Susanti
Hai, saya ucapkan terima kasih kepada siapa saja yang sudah berkenan mampir ke laman ini. semoga berkenan membaca dan mereview cerita Khair dan Khaira. Jika suka, semoga berkenan untuk vote dan merekomendasikan cerita ini kepada yang lainnya. sekali lagi, terima kasih ...
Gideon Budiyanto
Romance religi yang dituliskan dengan sangat apik. Pesannya juga dalem banget. Mantap. Kisah Khair dan Khaira mampu untuk menjadi sebuah novel religi yang sangat berkualitas. Maju terusss. Udah di masukin ke daftar pustaka biar bisa selalu ngikutin kisahnya...
Read All Reviews
Bukan Babysitter Biasa

Bukan Babysitter Biasa

Dilanda rasa penasaran yang tinggi, Xabiru antusias untuk membukanya. Hijab. Aira dan Xabiru saling tatap saat melihat paket barang yang telah dibuka Xabiru. Isi paket tersebut adalah lima hijab dengan motif dan warna berbeda. Ada surat di dalamnya. Belum sempat diambil Aira, Xabiru yang lebih dulu meraihnya. "Untuk Aira Humaira." Xabiru membaca kalimat pembuka dan tidak langsung membaca apa isi surat tersebut. Ia lebih tertarik untuk membaca ke paragraf akhir karena ingin tahu siapa nama mengirimnya.
928.9K viewsCompletedAdded to Library 636 Times as hijabi adventure
Read
+Library
Terjebak Dalam Pesona CEO Tampan

Terjebak Dalam Pesona CEO Tampan

Saat Sabrina asik memilih, seseorang tak sengaja menyenggol bahunya hingga badannya hampir terpelanting. "Ups, maaf, Mbak," ucap seseorang itu tampak tak sengaja. Dengan sigap ia mengusap lengan Sabrina yang berhasil menjaga dirinya agar tidak jatuh. Seorang perempuan dengan hijab yang membungkus kepalanya. "Loh, Fitri?" pekik Sabrina kaget. Ia melongo menatap seseorang yang tak sengaja menyenggol bahunya itu.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as hijabi adventure
Read
+Library
Menikah dengan Berondong

Menikah dengan Berondong

Kali ini, ada yang berbeda dari diri Yasmine, lebih tepatnya penampilan Yasmine. Jika dulu wanita itu selalu memakai pakaian yang kata Abidzar penjahitnya kekurangan bahan, kali ini Yasmine memakai pakaian yang lebih tertutup. Tak hanya itu saja, rambutnya ia biasanya ia urai kini tertutup dengan sebuah kain. Yup, sebuah hijab berwarna moccha. Abidzar yang pertama kali melihat penampilan istrinya yang berbeda pun begitu terpana dengan aura kecantikan yang semakin terpancar dari diri sang istri. Istrinya semakin cantik berkali-kali lipat saat menutup rambutnya. Yasmine memang bertekad kalau ia akan memulai berhijrah. Bismillah, aku hijrah! batin Yasmine dalam hati.
1012.4K viewsCompletedAdded to Library 272 Times as hijabi adventure
Read
+Library
Bersinar Usai Bercerai

Bersinar Usai Bercerai

Untuk hijabnya, wanita itu memilih hijab segi empat polos berwarna hitam. Wanita itu berencana tinggal di Bali selama satu minggu ke depan untuk memantau progress La Moda di sana setelah peresmiannya besok malam. Setelah berpakaian dan mempersiapkan barang bawaannya, Davika turun untuk melakukan sarapan pagi bersama Bi Marni. Ia turun seraya menggeret satu buah koper dan menenteng tas tangan berwarna hitam dari produk Channel.
1022.5K viewsOngoingAdded to Library 854 Times as hijabi adventure
Read
+Library
Jiwa yang Berbeda

Jiwa yang Berbeda

Di matanya, Yasmin hanyalah seorang gadis asing dengan cara berpakaian yang menurutnya sangat tidak lazim. Adrian terbiasa melihat wanita-wanita sosialita di lingkaran Maminya, mereka yang berhijab modis dengan riasan wajah sempurna. Namun, Yasmin berbeda. Wanita ini mengenakan hijab lebar yang menutup dada tanpa menyisakan sehelai rambut pun. Ia mengenakan tunik panjang dengan rok di bawahnya, lengkap dengan kaos kaki dan manset tangan (handshock). Hampir mirip teroris di berita-berita, pikir Adrian dengan geli bercampur sinis.
677 viewsCompletedAdded to Library 20 Times as hijabi adventure
Read
+Library
Hadiah Terindah Di Pernikahan Kedua Suami

Hadiah Terindah Di Pernikahan Kedua Suami

Memilih mengikuti saran Cheri. "Adel pakai ini!" Menyodorkan isi ransel yang ia simpan di jok paling belakang. Baju gamis hitam polos dan hijab instan hitam menutupi tubuh mereka. "Jangan lupa maskernya!" ucapku pada mereka. "Kita tidak pake masker. Hijab ini sudah ada cadarnya." Cheri memperlihatkan cara memakai cadar instan yang sudah menempel di hijab.
10124.7K viewsCompletedAdded to Library 4.9K Times as hijabi adventure
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status