Unexpected
Saat mereka saling bertatapan, dengan jelas Helena melihat sorot mata Felix yang sudah dipenuhi oleh api gairah.
“Aku yakin kamu pasti bisa merasakannya dengan jelas,” ucap Felix dengan suara parau. “Aku tebak bagian bawah tubuhmu saat ini juga telah lembap. Bahkan, sekarang sudah sangat basah sehingga membuatmu merasa tidak nyaman karenanya,” imbuhnya dengan napas yang mulai berat karena gairahnya kian menggelora. “Tidak maukah kamu menyalurkannya, agar kita sama-sama tidak tersiksa karena hasrat dan gairah masing-masing?” tanyanya melirih. Bahkan, hampir frustrasi. Tanpa menunggu tanggapan Helena, Felix sudah kembali menyambar mulut sang istri, kemudian mengulum dan menyesapnya dengan penu
Sikat na Kabanata