Daster Buat Istriku
Tak bisa dengan setengah telan jang, dia ubah cara dengan goyang goyang.
“Hem, terima kasih kamu sudah memenuhi perintahku. Tapi, aku tidak nyaman dengan aroma parfummu!” ucapku tegas.
“Ih, Pak Bara kampungan banget, ya. Semua salah. Pakaian modis, dilarang. Parfum biar wangi dan menambah gairah kerja, dilarang juga. Tah, apa maunya,” sungutnya mulai berani lagi memprotesku.