Dendam Birahi Penakluk Hati
Ia telah curiga dengan suaminya yang ternyata hanya mencari keadilan untuk adiknya, ia sudah menuduh Dirham sebagai orang jahat, dan ia bodoh karena tidak mau mendengar penjelasan suaminya tadi malam.
“Hei, sudah! Jangan nangis gini, aku tidak apa-apa, cuma sedikit nyeri. Setelah dioles obat pasti sembuh.” kepala istrinya digosok dengan sayang. Ia tertawa kecil. Istrinya kalau marah, disentuh saja tidak mau, tapi lihatlah kalau sudah hilang maruah-nya, sedikit-sedikit kuatir sampai menangis.
Dinar heran melihat suaminya, apa tidak sakit sampai bisa tertawa gitu.
Bab Populer