Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BOSSY

BOSSY

Lelaki berkepala empat itu adalah pemilik perusahaan besar dan ternama di Indonesia, beliau kerap dipanggil Was. "Semangat kerja!" seru Pak Was. "Semangat! Semangat! Semangat!" sahut karyawan kantor ruangan itu antusias. Pak Was bertepuk tangan dengan senyum tipisnya. "Saya mampir ke ruangan ini, untuk memberi tahu kalian secara langsung, bahwa kalian akan segera memiliki CEO baru di perusahaan ini. Yang tentu nya bukan saya lagi, sebentar lagi saya akan pensiun."
107.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai i was the final boss
Baca
+Pustaka
I Love You, My Boss

I Love You, My Boss

Namun, mengapa dia malah mengkhawatirkan dirinya yang berada di rumah? "Ada apa lagi, Mas?" tanya Ilona. "Ingat pesanku!" tegas Erlangga. "Iya. Iya. Iya. Aku tahu My Boss paling ganteng. Jangan khawatirkan aku. Tenang saja." Mendapat jawaban yang begitu manis, Erlangga merasakan sesuatu yang berbeda. Dadanya menghangat, lalu gelenyar aneh itu pun muncul. Erlangga berdeham untuk menormalkan kembali hatinya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai i was the final boss
Baca
+Pustaka
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Bosan. Satu kata itu menghantam hati Celine tanpa ampun. Angan-angan terakhir Celine pun hancur tepat di hari ulang tahunnya yang ke-25, minggu lalu. Celine menunggu dari malam hingga tengah malam, tapi WIliam tak kunjung datang. Pesan terakhir di ponselnya adalah beberapa foto buram dari pengirim anonim. Di depan hotel, Wiliam merangkul pinggang Gwen, masuk ke dalam dengan sikap yang begitu intim.
13.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 413 kali sebagai i was the final boss
Baca
+Pustaka
Oh, My Boss

Oh, My Boss

[halo Riel, aku dengar lo udah di Indonesia ya? Kok Ngga kasi kabar si lo!] tanya Iqbal kesal karna dia tidak mengabari temannya itu. [soryy. Bro, bukan maksud seperti itu, gua juga baru pulang minggu lalu. Kalau lo enggak yakin tanya aja sama bos gua!] ucap Ariel seadanya. Dan berusaha menjelaskan di telepon.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai i was the final boss
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Dari balik langit yang terbakar itu, muncul sebuah struktur yang jauh lebih masif dari apa pun yang pernah mereka lihat: The Final Author's Library. Sesosok bayangan raksasa yang memegang buku besar seluruh eksistensi menunduk menatap mereka. Inilah musuh terakhir. Sosok yang merasa bahwa Surya telah melampaui batas yang diperbolehkan bagi sebuah "Karakter".
876 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai i was the final boss
Baca
+Pustaka
BOSSKU MANTAN SUAMIKU

BOSSKU MANTAN SUAMIKU

"Kau sengaja ingin orang-orang berpikir kalau perusahaanku tidak berkompeten?” "Tidak Mas Dav—" "Sssttt, aku bukan suamimu lagi! Aku Bosmu!!" potong Davin tajam. "Walaupun kita saling mengenal dan pernah berhubungan di masa lalu, tapi kau tak seharusnya berkata begitu. Di perusahaan ini aku adalah Bossmu, jadi jaga sopan santunmu Adelia Aryaka!!" "Baiklah Pak Davin. Mohon maaf untuk kelancangan Saya dan juga maaf sudah membuang waktu Bapak. Secepatnya saya akan mengurus surat pemunduran diri saya," jawab Lia tanpa mau basa-basi.
8.515.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai i was the final boss
Baca
+Pustaka
Pengawalku Ternyata Seorang Dewa kehancuran

Pengawalku Ternyata Seorang Dewa kehancuran

Yuta sedikit terkekeh dengan antusias Hamilton. "Tidak usah memasang wajah norakmu itu, Ham! Kalau kau ingin sesuatu katakanlah," titah Aaron. Hamilton menyeret Aaron sedikit ke sebelahnya. Bertanya dalam bisikan yang hampir tidak bisa didengar. Yuta adalah orang yang menjadi bos terakhir di final pertandingan. Kenapa mereka bisa menjadi dekat seperti teman? Yuta mengerutkan dahi. "Ada sesuatu?" tanyanya.
9.721.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 760 kali sebagai i was the final boss
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Bos

Terjebak Pesona Bos

aku bisa merasakan itu. “ciuman terkahir, sebagai ungakpan ke kamu, kalau aku menyukai kamu” “tapi jawawaban aku sudah tau,” senyum harsa melepaskan pelukannya, “dan sekarang kamu pergi,” senyumnya lebar, tapi ucapan boss harsa benar, aku tidak mempunyai persaan apa-apa kepada diirnya. tapi apapun terjaddi boss harsa tetap menjadi MY BOSS, walau kini sudah berakhir di hari ini.
1021.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai i was the final boss
Baca
+Pustaka
DIA BUKAN ANAKMU, BOSS!

DIA BUKAN ANAKMU, BOSS!

"Gila anjir! Gue gak tau kalo Dea ama Pak Boss putus!" "Masalahnya nih kenapa tadi Queen bilang kalo Titi yang ngerebut?" "Apa cuma gue yang mikir ini gak masuk akal? Mira dan Queen itu jauh banget!" "Iya njir, kalo bener mah... Pak Boss udah gila dan bakal jadi skandal besar."
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai i was the final boss
Baca
+Pustaka
Cinta Terakhir

Cinta Terakhir

“Kenapa enggak dikasihkan ke Rilla saja?” “Rilla alergi cokelat.” Perlahan tangan Rena menerima cokelat dari merek yang ia suka sejak kecil. “Te-terima kasih, Bos.” “Haha! Panggil saja aku seperti biasa. Tak usah tegang.” Panji pergi ke lantai dua setelah mengedipkan sebelah matanya, membuat Rena menganga lebar. “OMG! Curiga banget si bos suka sama kau, Ren.” Rilla berjingkrak-jingkrak sembari memegang lengan Rena, membuatnya terhuyung.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai i was the final boss
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status